BeritaBulelengDaerahOlahraga
Trending

KPOTI Buleleng Siap Gencarkan Olahraga Tradisional

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali –¬†Komite Permainan Olahraga Tradisional Indonesia ( KPOTI) Kabupaten Buleleng bersiap untuk menggencarkan even olahraga tradisional di Buleleng.

Terlebih lagi selama ini sebagian besar olahraga tradisional nyaris tenggelam oleh kemajuan zaman dan perkembangan teknologi.

Saat ini, KPOTI Buleleng sedang melakukan penggalian dan pemetaan terhadap eksistensi permainan olahraga tradisional di berbagai daerah di Buleleng.

Ketua KPOTI Kabupaten Buleleng, Nyoman Suasana; mengatakan sudah melakukan sinergitas dengan Pemkab untuk menumbuhkan kembali permainan olahraga tradisional itu.

Baca Juga :  No Persen BOR Buleleng, Masyarakat Diminta Waspada

Untuk diketahui, potensi permainan olahraga tradisional di Buleleng hidup dan berkembang sesuai karakter dan kehidupan budaya sejak awalnya seperti tradisi mengangsingan.

Nyoman Suasana juga mengatakan bahwa tradisi tersebut masuk sebagai bagian dari permainan olahraga tradisional dan berkembang seiring dengan kehidupan agraris di wilayah pedesaan dataran tinggi.

Banner Iklan Sariksa

Seperti wilayah Desa Gobleg, Desa Umejero, Desa Gesing, Desa Munduk, Desa Banyuatis, Desa Bengkel, Desa Pedawa dan desa lain yang berdekatan dengan kawasan itu

“Kami akan merespon kondisi itu dengan menggelar even olahraga tradisional gangsing di wilayah-wilayah tersebut,” ucapnya.

“Jadi lebih mengakar karena permainan olahraga ini lahir dari basis budaya di wilayah agraris desa itu,” kata Nyoman Suasana yang akrab disapa Jenggo.

Akan dikembangkan ke arah sport tourism

Dirinya juga mengatakan bahwa permainan olahraga tradisional ini bisa menjadi atraksi untuk pengembangan sport tourism yang sedang dirancang oleh Pemkab Buleleng.

Upaya tersebut juga untuk menumbuhkan eksistensi budaya sehingga sejumlah aspek kebudayaan bisa didaftarkan sebagai warisan budaya kepada pemerintah.

“Pendataan olahraga tradisional akan kami lakukan dengan cara terjun langsung ke wilayah tertentu untuk mendengar, lalu menggali dan dipetakan,” ucapnya.

Baca Juga :  I Nyoman Sutjidra Berikan Sembako Safari Ramadhan

Adapun beberapa permainan olahraga tradisional yang masih bisa dilihat di beberapa daerah di Buleleng, seperti Megangsing, Mejaran-jaranan, Tajog, Mekorot termasuk Megoak-goakan.

“Namun intensitas even masih rendah, ini yang ingin kita galakkan,” tambah Ketua KPOTI Buleleng itu.

Dia juga mengungkap bahwa Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana; sudah siap mewadahi even-even permainan olahraga tradisional ini melalui organisai perangkat daerah yang berkaitan.

“Bupati meminta KPOTI Buleleng untuk bergerak bersama menata kegiatan atau even olahraga tradisional ini bisa menjadi kalender tetap, menunjang atraksi pariwisata,” pungkasnya. (fJr/*/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: