JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Aksi demo penolakan uu cipta kerja di jakarta kian brutal. hari ini di jakarta aksi demo terus berlanjut dari siang hingga malam hari.

Bahkan polisi harus melakukan pembubaran paksa dengan mengeluarkan tembakan gas air mata, seperti di kawasan kwitang senen, jakarta pusat.

Tindakan memalukan kemabli terjadi. Kali ini sebuah mobil ambulance kembali disalahgunakan para demonstran. Mobil ambulance dengan nomor polisi B 1342 TZM bukan lagi mengangkut orang sakit atau meninggal tetapi malah dipakai mengangkut batu dan nasi bungkus untuk para pendemo.

Baca Juga :  DEMO UU CIPTAKER: KETUA RT MENTENG 58 LUKA DI PELIPIS MATA

Polisi pun langsung bertindak sehingga mobil ambulance itu dapat ditahan dan para pelaku pun langsung ditangkap. Sebelum berhasil menghentikan laju mobil ambulance itu, sempat terjadi kejar-kejaran dengan polisi. Sang sopir mobil ambulance dari sebuah Ormas tertentu itu terlalu melaju maju dan mundur dalam kecepatan tinggi kendati dihadang polisi termasuk mengeluarkan tembakan.

Baca Juga :  HUMAN INTEREST: CV DHIAN MANDIRI SUMBANG SEMBAKO UNTUK 36 PEMANGKU

Saat ini mobil ambulance bersama pelaku diamankan di Polsek Menteng.

Penulis/Editor: Francelino

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here