SUKASADA-JARRAKPOSBALI.COM – Ketua Suka Duka Poleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Nyoman Sarjana, SE, cukup lincah dan gesit dalam membangun desa.

Sarjana mengajak Dosen Akuntansi Universitas Negeri Malang, Slamet Fauzan, S.Pd, M.Pd, CAAT, berkunjung ke Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Sabtu (14/3/2020) siang.

Sarjana menceritakan, tujuan dirinya mengajak FAuzan untuk menjajaki kerjasama dalam pengembangan UMKM di desa tersebut. “Karena menurut kami di Desa Pegadungan itu terdapat banyak potensi yang belum digarap secara maksimal,” ujar Sarjana.

Ia menyebutkan, setelah bersama Fauzan melihat-lihat potensi desa tersebut, ternyata Fauzan sangat kagum dengan potensi desa tersebut dan tertarik mengembangkan UMKM di desa itu dalam pengembangan industri rumahtangga seperti pembuatan kripik ketela, kripik talas dan sejenisnya.

Baca Juga :  DI BULELENG, 8 DESA BENTUK KAWASAN PENDESAAN DENBUKIT

“Hasil bumi yang dipakai rintisan UMKM adalah talas, ubi kayu, nangka, yang nantinya akan dibuat kripik talas, ubi kayu bermacam cita rasa,” jelas Sarjana dibenarkan Fauzan .

Sarjana memaparkan analisis UMKM Desa Pegadungan akan dijadikan sebagai rintisan desa penggerak.

“Saya kagum melihat potensi desa ini. Ternyata desanya sangat berpotensi. Ini lah yang membuat saya tertarik untuk mengembangkan usaha disana dengan bekerjasama dengan desa setempat,” ujar Fauzan.

Baca Juga :  REFLEKSI: KENAIKAN TUHAN DI ANTARA RINTIHAN KORBAN COVID-19

Kehadiran kedua tokoh Buleleng dan akademisi nasional itu diterima Perbekel Desa Pegadungan Ketut Sudiara dan jajarannya bersama Kelian Subak Gusti Kopang dan prajuru adat setempat.

“Akan mengolah hasil bumi khas Pegadungan yang melimpah untuk dijadikan oleh-oleh khas Buleleng,” ungkap Fauzan seraya menambahkan bahwa dirinya akan mendatangkan peralatan pembuat kripik, sedangkan kelompok UMKM yang diajak kerjasama di Desa Pegadungan tinggal memproduksi saja.

Penulis: Junior
Editor: Jering Buleleng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here