1
Rab. Sep 23rd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

BAGI RAPOR, SMPN 3 SINGARAJA TETAP WASPADA COVID-19

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Walaupun Corona sedang gencar mencari mangsa baru, tetapi para guru harus tetap membagikan hasil nilai siswa siswi mereka. Seperti SMP Negeri 3 Singaraja yang membagikan rapot siswa siswinya. Pengambilan rapot dilakukan dengan protokol kesehatan covid-19.

“Pembagian rapot ini, kami tetap menjalankan protokol kesehatan covid-19 sekaligus mengendukasi anak anak kami, supaya tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19” jelas Kepala SMP Negeri 3 Singaraja, I Gede Sumatra Jaya.
Pengambilan rapot ini, dilaksanakan selama dua hari yaitu untuk kelas 7 dilakukan pada hari Jumat, 12 Juni 2020 dan untuk kelas 8 dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2020.

Baca Juga :  INFO DEWAN: TIM AHLI DPRD BULELENG PSIMIS TERHADAP KUPA-PPAS PERUBAHAN 2020

“Pengambilan rapot ini kami bagikan selama dua hari, kelas 7 tanggal 12 dan tanggal 13 kelas 8,”ungkapnya.
Sumatra juga menjelaskan bahwa untuk waktu pengambilan rapot mereka atur agar siswanya tidak datang serempak.
Sebelum memasuki area SMP Negeri 3 Singaraja maka akan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan oleh pihak sekolah.

“Pada saat mengambil rapot, anak anak diwajibkan untuk memakai masker, diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun yang sudah kita siapkan di sekolah, ataupun hand sanitizer yang sudah disiapkan di sekolah, sebelum masuk kami juga mengecek suhu anak anak kemudian menjaga jarak,” jelas Sumatra

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PEDULI CORONA, BOS PIE SUSU SUMBANG 20 TON BERAS DAN 350 KG KOPI-GULA

Dalam hal ini, pihak sekolah sangat bertidak tegas. Bagi siswa yang belum memakai masker, maka mau tidak mau siswa tersebut harus pulang untuk mengambil maskernya, karena jika tidak maka siswa tersebut tidak diizinkan masuk wilayah SMP Negeri 3 Singaraja.

“Kemudian untuk mencegah anak anak membawa motor, maka kami anjurkan untuk diantar oleh orang tua. Seandainya anak tersebut tidak bisa hadir untuk mengambil rapot, maka diperkenankan untuk orang tua atau wali yang mengambil rapot siswa,” pungkas Sumatra.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *