1 MUTASI DI BULELENG: DIROLING, KARIAMAN JADI SEKDISSOS, DEWI CAPUT JADI SEKDIS ARSIP - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

MUTASI DI BULELENG: DIROLING, KARIAMAN JADI SEKDISSOS, DEWI CAPUT JADI SEKDIS ARSIP

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Di tengah masih merebaknya wabah virus corona (COVID-19), Bupati Buleleng, Bali, Putu Agus Suradnyana, melakukan mutase bagi sejumlah pejabat di Pemkab Buleleng.

Sedikitnya 15 pejabat eselon II, III, dan IV terkena kebijakan mutasi. Mereka dilantik di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan No 1 Singaraja, Senin (15/6/2020).

Menariknya, ada dua pejabat yang hanya bertukar posisi. Kedua pejabat itu adalah Putu Kariaman Putra, S.Sos, MM, dan Putu Dewi Puspitawati, SH, MM alias Dewi Caput.

Sebelumnya Kariaman menjabat Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, sedangkan Dewi Caput menjadi Sekretaris Dinas Sosial. Nah, dalam mutasi kali ini Kariaman dan Dewi Caput bertukar posisi. Kariaman menjadi Sekretaris Dinas Sosial sedangkan Dewi Cabut menjadi Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah.

Sementara itu salah satu Kadis “senior” yakni Kepala Dinas PerhuBungan (Kadishub) Gede Gunawan Adnyana Putra, SE, MSi, setelah cukup lama tidak tersentuh mutasi, akhirnya terkena mutase juga. Hanya saja kali ini Gunawan “naik kelas” karena diberi jabatan cukup prestisius sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buleleng yang ditinggal Ir. Nyoman Genep, MT, menjadi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Buleleng.

Baca Juga :  PEMERINTAH DIDESAK BENTUK KOMITE NASIONAL PENGENDALIAN VIRUS CORONA

Bupati Agus menjelaskan, mutasi yang dilakukan saat ini rencananya hanya mengisi jabatan lowong Bappeda yang ditinggal Ir Nyoman Genep, MT, yang menjadi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Buleleng. Namun, pada akhirnya jabatan yang lowong semua terisi. Termasuk pergeseran pada posisi Sekretaris Dinas Sosial.

“Dulunya Sekretaris Dinas Sosial itu perempuan, kita ganti dengan laki-laki. Kenapa? Karena di Dinas Sosial membutuhkan mobilitas yang tinggi,” jelas Bupati Agus memberi alasan pergeseran Dewi Caput dari Sekdis Sosial menjadi Sekdis Arsip dan Perpustakaan Daerah.
Kenapa pengisian jabatan yang lowong di Bappeda segera dilakukan? Menurut mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini, sekarang saatnya mengatur perencanaan pembangunan di tahun 2021. Pekerjaan-pekerjaan perencanaan termasuk strategi pembangunan tahun 2021. Anggaran, serapan DAK dan e-planning menjadi pekerjaan yang menunggu Kepala Bappeda yang baru. “Untuk Dinas Perhubungan yang lowong selanjutnya akan diisi pelaksana tugas (plt) terlebih dahulu sebelum diadakan lelang jabatan,” ujar Agus Suradnyana.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: 135 ANGGOTA SATGAS TMMD 107 KODIM BULELENG DI-RAPID TEST

Sementara itu, sebagai Kepala Bappeda yang baru saja dilantik, Gunawa AP mengatakan kesiapannya mengemban tugas baru sebagai Kepala Bappeda. Penekanan-penekanan yang diberikan oleh Bupati Buleleng akan dijalankan dengan maksimal. Perencanaan-perencanaan di tahun 2021 sudah harus dilakukan secara cermat. Termasuk sumber-sumber dana yang ada.

“E-planning juga menjadi prioritas dan percepatan pembangunan di Buleleng tahun 2021 juga harus segera dilakukan melalui Bappeda sendiri,” ucap Gunawan AP percaya diri.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *