Berita

Manfaatkan Lahan Tidur, Desa Adat Pekutatan Bangun Res Area

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Proyek pengolahan lahan tidur milik Desa di Kecamatan Pekutatan,  Jembrana yang direncanakan akan di bangun res area sudah dimulai sejak delapan bulan lalu.

Proyek yang di rencanakan rampung awal tahun depan ini, memanfaatkan lahan Desa sekitar 1,8 hektar. Yang dikerjakan menggunakan 3 alat berat dan beberapa pekerja dari daerah tersebut.

Namun disayangkan pihak pengelola kurang memeperhatikan keselamatan para pekerja, dari pantauan tim jarrakposbali.com di lapangan terlihat para pekerja tidak ada yang menerapkan standar K3, baik helm, rompi maupun masker tidak di gunakan.

Baca Juga :  Jaga Lingkungan Dari Sampah, Ketua TP.PKK Gianyar Ny. Adnyani Mahayastra Kukuhkan Kader Kebersihan Desa Taro

Dek Bambang selaku penanggung jawab proyek saat di temui di kantornya menerangkan, proyek yang memanfatkan lahan milik Desa tersebut didanai oleh dirinya sendiri.

“Tanahnya memang tanah Desa, tapi dana pengerjaan proyeknya dari saya sendiri”, ungkapnya,  Jumat (15/7/2022).

Dirinya juga menjelaskan, untuk pembangun kedepannya mungkin akan lebih dari sekedar res area, berkaitan dengan rencana pembangunan jalan tol, tempat tersebut sudah mulai banyak dilirik oleh para investor.

  Jarrak Travel

Terkait pembangunan proyek tersebut, dia menjelaskan pihaknya sudah melakukan sosialisai terhadap masyarakat di waliyah tersebut. Termasuk MOU terkait pengerjaan proyek pun sudah ada.

Sedangkan tanah dari hasil galian tersebut saat ini digunakan unuk meninggikan bagian barat proyek yang posisinya masih lebih rendah dari jalan.

Baca Juga :  Polres Klungkung Turunkan Puluhan Personel

“Jika masyarakat butuh, tanah itu juga bisa di minta, namun dikenakan biaya untuk ongkos angkutnya saja”, imbuh Dek Bambang.

Bekerja sama dengan pihak pengerjaan proyek trematorium,  yang nantinya akan di bangun di wilayah Pekutatan,  tanah itu juga nantinya akan di pergunakan dalam proses pengerjaan proyek tersebut.(ang)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: