Berita

Dibantu Gubernur Bali, Pura Jagatnatha Jembrana Dipugar

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Pengerjaan proyek pembangunan Pintu Pemedalan Agung (Candi Pemedalan Agung) dengan membongkar tembok yang berdirikan Patung Dewi pada bagian selatan Pura Jagatnatha Jembrana sudah mulai terlaksana.

Sebelumnya, pada bagian tembok selatan ini terdapat dua pintu masuk yang digunakan untuk akses menuju Wisata Taman Pecangakan, yang sekarang akan dirubah tatanannya menjadi Pemedalan Agung agar sesuai dengan konsep tatanan Pura Kahyangan Jagat yang seharusnya mempunyai pintu masuk utama.

Sedangkan Pelinggih Pengayengan yang berada di tengah parkiran Pura dibongkar dan sementara dipindahkan ke bagian timur parkiran dan sedang menunggu keputusan Pendeta Hindu (Sulinggih) dan akan diletakan sesuai petunjuk. Untuk pintu sebelah timur parkiran nantinya akan ditutup.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjelaskan, terkait pembongkaran dan pemindahan Pelinggih Pengayengan tersebut dilakukan sikarnakan tata letaknya yang kurang strategis, dikarnakan menghalangi nampak kemegahan Pura Jagatnatha dari arah depan.

Baca Juga :  Wapres K.H.Ma'ruf Amin Tiba Di Bali

“Itu digeser ke sebelah timur, sedangkan pintu sebelah timur akan ditutup. Nantinya dari depan Pura Jagatnatha yang terlihat”, Ujarnya, Senin (15/8/2022).

Bupati Asal Desa Kaliakah ini juga menyampaikan rasa terima kasih atas dana yang diberikan oleh provinsi. Pihaknya sudah mengajukan ke Provinsi, dan akhirnya disetujui didanai oleh BKK Provinsi Bali dengan anggaran sekitat lima miliar.

  Jarrak Travel

Maka dari itu, peletakan batu pertama nantinya akan dilakukan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster pada 18 Agustus 2022 saat pembukaan Pawai Budaya.

Bupati yang mempunyai jiwa spiritual tinggi ini juga menjelaskan seiring pembangunan tersebut nantinya juga akan dilakukan renofasi total untuk Pelinggih dan bangunan lain, dikarnakan sudah hampir 25 tahun tanpa perawatan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Ida Bagus Kade Biksa, terkait pembongkaran Pelinggih Pengayengan tersebut akan dilakukan setelah puncak karya di Pura Jagatnatha, yang jatuh pada tanggal 13 Agustus 2022, dikarnakan ada upacara di Pura pembongkaran di undur.

Baca Juga :  Berkantor di Desa Padangan : Bupati Himbau Untuk Tingkatkan Potensi Kopi Robusta

“Pintu sebelah timur parkiran akan d tutup. Nanti tamu yang berkujung ke Taman Pecangakan akan diarahkan keluar dari pintu sebelah barat Pura”, jelasnya.

Terkait pembongkaran Patung Dewi Tersebut, ia menjelaskan akan disimpan sementara di area pura sambil menunggu informasi selanjutnya. (ang)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: