1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

Amandari Hotel dan Staffnya

2 min read

GIANYAR, JARRAKPOS.COM – Siapa Yang tidak Kenal Amandari Hotel pada Tahun 1997 dimana Naik daunnya Dunia Parawisata di dunia Dollar jebol sedangkan Amandari Hotel dihujani dollars Berlimpah .

Sewaktu Zaman Krisis yang terjadi di indonesia khususnya Di Jakarta terjadi demonstrasi besar besaran dan Banyak menimbulkan problema di Dunia Parawisata Namun Bali kena effek juga namun  amandari Tamunya tidak berhenti datang atau Membatalkan kunjungannya Ke amandari Hotel bahkan penuh pada saat itu. Itu berkat Kegigihan informasi dan Marketting di luar negeri bahwa bali masih aman  dari Demonstrasi. Itu terjadi diamandari karena yang berjasa adalah staff Amandari Hotel dan begitu siaga menyapa semua tamu yang berkunjung baik yang menginap maupun yang hanya berkunjung saja atau bahasa baratnya Just show hotel saja alias inspection.

Baca Juga :  INGIN GAIRAHKAN BUDAYA LITERASI DI PKK, NY PUTRI KOSTER LAUNCHING BUKU 'KATA HATINYA'

Front Office Manager Pada Waktu itu Namanya Adi Jaya  Orangnya sangat Tegas .sigap dan Ramah sekali mereka di isi oleh Tamatan Akademi Parawisata Nusa Dua  yang mana seperti Dewi Trisna.Putu Sudiartana.Sunarya.Japa.Suarjana Dewa patra Ardika.wenten, Ayu.Suastika.Bawa. Mustika.Liter Ibu Dewi .Buk Agung. Embok lastri. Sang nyoman Arsana.Sarini.Karma.dan tidak bisa disebutkan nama nama yang berjasa lagi di amandari. Mereka itu semua merasa memiliki bukan punya pikiran bekerja , itu kunci Amandari Berhasil

Baca Juga :  NARKOBA: DI RIAU SEKELUARGA BISNIS NARKOBA, DIBEKUK SATRESNARKOBA INHU

Mereka semua staff yang Handal untuk menangani Tamu tamu hebat dan terkenal di dunia ungkap www.jarrakposbali.com

Karyawan amandari terkenal dengan  Slogan Menyapa dan senyum  kepada semua orang dan tidak pernah menyerah dalam meladeni Baik orang asing maupun Lokal semua diperlakukan sama. Sehingga tamu tetap berdatangan mengunjungi amandari hotel. Bahkam amandari dapat predikat The best Hotel in the wold pada tahun itu.

Editor : I Gede Putu Sudiarta

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *