25 Januari 2021

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

NEW NORMAL: DI BULELENG POSITIF TAMBAH 3, SEMBUH TAMBAH 4

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Grafis perkembangan virus corona (COVID-19) di Kabupaten Buleleng, Bali, masih naik turun alais labil.

Setelah dua hari berturut-turut tidak kabarnya adanya pasien positif COVID-19, hari ini diinformasikan ada tambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 3 orang.

“Jadi melihat data ini ada tiga terkonfirmasi baru. Yaitu PDP 141, PDP 142, DAN PDP 137,” ungkap Sekretaris GTPP COVID-19 Buleleng, Drs Gede Suyasa, M.Pd, dalam jumpa pers virtual dengan wartawan Kamis (16/7/2020).

PDP 142 yang baru terkonfirmasi sudah diisolasi di RS Pratama Giri Emas (RSP GIMAS). Sopir ini tiba di pos sekat pada 10 Juli 2020, di rapid test dan hasilnya reaktif. Langsung di tes swab setelah diketahui hasil rapid test nya positif dan hasilnya baru tiba kemarin, 15 Juli 2020. Oleh karena itu, GTPP Covid-19 Buleleng langsung menginformasikan kepada pemilik usaha untuk mengurus truk yang berisi bahan logistik. “Manajemen perusahaan yang mengatur itu,” urai Suyasa.

Baca Juga :  WABUP SUTJIDRA MINTA BPD HARUS BANGUN SINERGITAS DENGAN PEMDES

Suyasa juga mengungkapkan bahwa ada 101 terkonfirmasi sembuh atau tingkatkan kesembuhan pasien COVID-19 di Buleleng mencapai 90.99 persen. “Ini berarti ada empat pasien terkonfirmasi yang sembuh pada hari ini. Yaitu PDP 98, PDP 132, PDP 134, dan PDP 135,” ungkap Suyasa yang juga Ketua Umum Askab PSSI Buleleng itu.

Sementara itu, untuk perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini menunjukkan bahwa kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif di Buleleng sebanyak 111 orang, sembuh secara kumulatif 101 orang, pasien yang masih dirawat di RSP GIMAS 9 Orang, dan satu orang dirujuk ke Denpasar. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) negatif secara kumulatif sebanyak 28 orang, PDP terkonfirmasi delapan orang dan PDP yang dirawat sebanyak empat orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 125 orang, ODP yang masih di pantau sebanyak satu orang. Sedangkan, untuk jumlah ODP selesai masa pantau terdapat 114 orang dan ODP terkonfirmasi sepuluh orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 2.235 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.900 orang, dan OTG melaksanakan karantina mandiri sebanyak 240 orang, OTG Yang sedang Dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas Sebanyak dua Orang, serta jumlah OTG terkonfirmasi sebanyak 93 Orang.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: GESIT, BUPATI BADUNG DULUAN SERAHKAN BLT KEPADA 1.409 KK

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala). Secara kumulatif berjumlah 4.201 orang, dan seluruhnya sudah selesai masa pantau selama 14 hari.

Mengenai keberadaa Pos Sekat di Labuan Lalang, Desa Sumberkelompok, Kecamatan Gerokgak, Suyasa menjelask bahwa akan dilakukan evaluasi setelah tanggal 23 Juli 2020 mendatang.

“Selanjutnya, evaluasi akan dilakukan apakah perlu diperpanjang lagi atau ditutup. Ini yang akan menjadi fokus kita selanjutnya,” pungkas Suyasa.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *