Berita

Pemkab Jembrana Ternyata Masih Kekurangan Pegawai Hingga 4000 Lebih

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Saat ini data pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana yang tercatat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), tercatat 3.600 orang lebih ASN.

Jumah tersebut masih kurang 4.400 ASN, sesuai kebutuhan analisis jabatan (anjab) yang seharusnya mencapai 8.000 pegawai. Khusus untuk tenaga pendidik atau guru masih kekurangan 1.230 orang.

Namun demikian, pihak BKPSDM masih melakukan pendataan mengenai jumlah pegawai di Jembrana. Proses pendataan tersebut madih berjalan di masing-masing OPD.

“Namun ada sebagian OPD sudah menyetorkan jumlah pegawai yang ada di lingkungannya,” terang Kepala BKPSDM Jembrana Siluh Ketut Natalis Semaradani dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika sesuai analisis jabatan (anjab) dan analisi beban kerja (ABK) jembrana membutuhkan 8.000 orang lebih pegawai.

“Tapi yang sudah ada saat ini sebanyak tiga ribu orang lebih. Tapi jumlah itu masih bisa bertambah karena masih didata,” ujarnya.

Baca Juga :  GUBERNUR KOSTER: “BEBASKAN BALI DARI TENGKULAK AGAR PETANI TAK MERUGI”
  Jarrak Travel

Guna memenuhi kebutuhan tersebut menurutnya, akan melakukan usulan terlebih dahulu kepada pimpinan daerah untuk selanjutnya diusulkan ke pemerintah pusat.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana, Nyoman Koriawan mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi di Surabaya mengenai usulan tenaga PPPK tahap III.

“Secara umum, sisa kuota di tahun 2021 sebanyak 329 formasi guru,” terangnya.

Karena itu, pihaknya akan mengusulkan semua guru yang masih berstatus kontrak. Namun demikian, keputusan tetap ada pada pemerintah pusat, terkait jumlah kuota untuk Jembrana.

Baca Juga :  Dirjen Hubdar Kemenhub, Tinjau Pengerjaan Dua Pelabuhan di Nusa Penida

Untuk usulan, tahun 2021 lalu sudah mengusulkan sebanyak 938 formasi dan yang sudah diterima menjadi PPPK sebanyak 609 orang. Sehingga sisanya masih tersedia 329 orang yang akan diperebutkan pada tahun ini.

Menurutnya, kebutuhan guru sebenarnya 1.230 orang. Tapi untuk tahap III yang merupakan sisa dari kuota perekrutan PPPK tahun 2021 diusulkan sebanyak 329 formasi.

Sementara di tahun 2022, pihaknya sedang melakukan pemetaan, agar diketahui secara detail berapa jumlah guru kontrak per sekolah. Sedangkan untuk formasi tenaga kependidikan juga masih dilakukan pendataan dan menunggu regulasi selanjutnya.

“Sebab, untuk formasi tenaga kependidikan masih belum tersedia atau diberikan kuota oleh pusat,” tutupnya.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: