Berita

Ketua Komunitas Ireng Kopi memberikan donat merah putih, Untuk Veteran Pembela Yang Terhormat

Jembrana,JARRAKPOSBALI.com NEGARA- Sebagai upaya penghormatan atas perjuangan para veteran, pemuda di Jembrana memberikan bentuk ucapan. Dengan kreasi sendiri, sebuah donat berukuran jumbo diberikan langsung kepada empat veteran pengurus LVRI Jembrana. Hal itu pun diapresiasi oleh langsung oleh Veteran pembela Bumi Makepung (sebutan kabupaten Jembrana).

Ketua Komunitas Ireng Kopi, Zakiya As Mustain, mengatakan, pihaknya dalam rangkaian HUT RI, memberikan berbagai apresiasi terhadap setiap masyarakat. Mulai dari bhakti sosial, memberikan gratisan donat merah putih dengan tantangan menghafal Pancasila dan Lagu Indonesia Raya. Dan berujung pada penghormatan dengan pembuatan donat berukuran jumbo kepada Veteran RI kabupaten Jembrana.
“Ini bentuk penghormatan kami. Meskipun bukan veteran pejuang. Tapi veteran pembela juga turut dalam operasi setelah kemerdekaan RI untuk mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia,” ucapnya Senin 16 Agustus 2021.

Baca Juga :  PREMIER LEAGUE: REVANS, CHELSEA BANTAI EVERTON 4-0

Sementara itu, Ketua LVRI Jembrana, I Ketut Gede menyatakan, bahwa segenap pengurus LVRI Jembrana periode 2020-2025, mulai dari dirinya kemudian ada Wakil Ketua Ketut Sumber, Sekretaris I Wayan Sutia dan Theodorus Manik Da Silva cukup mengapresiasi bentuk penghormatan para pemuda. Hal ini tentu saja, menjadi kebanggaan atas perhatian pemuda Jembrana, dalam komunitas Ireng kopi.
“Kami berterimakasih banyak. Meskipun kami bukan veteran pejuang, dan merupakan veteran pembela. Semoga apa yang dicita-citakan masih bisa terus kita semua teruskan (menjaga NKRI),” ungkapnya.

Ketut Gede mengaku, bahwa veteran dibagi dalam beberapa klasifikasi sesuai
UU 15 tahun 2012. Veteran disahkan Keppres 79 tahun 2014 Tentang pelaksanaan UU di dalam peraturan presiden. Ada beberapa jenis veteran itu mulai dari veteran pejuang, berjuang tahun 45 hingga 49, kemudian veteran pembela yang ada pada tiga wilayah. Pertama veteran pembela Tri Kora Pembebsan IRBA, Kemudian pembela Dwikora pada ganyang Malaysia, tahun 1964 hingga 1966.
Yang ketiga veteran pembela seroja, tahun 1975 hingga 1976 di Timor Timur (Timor Leste, saat ini).
“Dan ada veteran perdamaian, yang dikirim ke PBB diberikan gelar perdamaian. Dan kami sebagai veteran pembela sangat berterima kasih kepada veteran pejuang hingga bisa memerdekakan. Kami ingin selalu mengikuti apa yang menjadi perjuangan veteran pejuang. Dan kami berterimakasih kami hingga saat ini masih diperhatikan baik oleh pemuda dan pemerintah,” jelasnya. (Aditya)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: