1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

ATLET MENEMBAK PORPROV SAVITRI DAPAT BONUS TERBANYAK DARI KONI BULELENG

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Para atlet dan pelatih/ofisial Kontingen Buleleng peraih medali di Porprov Bali 2019 di Tabanan, kini sudah bisa merayakan hari raya Galungan dan Kuningan dengan tenang dan senyum.

Ini lantaran KONI Buleleng telah mencairkan bonus bagi mereka. Bonus itu langsung ditransfer ke masing-masing atlet dan pelatih/ofisial.

Pencairan bonus tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng,Drs Nyoman Arta Widnyana dalam cara jumpa pers dengan para wartawan dari berbagai media di aula KONI Buleleng di kompleks Sport Center Bhuwana Patra Singaraja di Jalan Udayana, Senin (17/2/2020) siang.

Arta menyebutkan bahwa bonus Porprov kali ini jauh lebih besar dibandingkan bonus Porprov sebelumnya. Kali ini KONI Buleleng memberiakn total bonus sebsar Rp 7.052.000.000.

Perinciannya, total bonus untuk atlet sebesar Rp 5.243.000.000, sedangkan bonus untuk pelatih/ofisial sebanyak Rp 1.809.000.000.

Arta menjelaskan bahwa jumlah bonus sebesar itu diberikan kepada atlet peraih 55 medali emas, 52 medali perak dan 82 medali perunggu pada Porprov 2019 di Tabanan lalu.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BUPATI AGUS BAGIKAN 3.000 MASKER GRATIS UNTUK PUSKESMAS

“Di Porprov 2017 di Gianyar, kita digeser Gianyar hanya di posisi IV, karena dia tuan rumah. Tetapi kita bukti di tempat netral di Tabanan ternyata kita jauh di atas Gianyar, kita kembali merebut juara umum III dengan 55 emas, 52 perak dan82 perunggu,” papar Arta dengan semangat berapi-api.

“Sedangkan Gianyar hanya mendapat 36 emas, 37 perak, dan 74 perunggu, berada di posisi IV,” bebernya lagi membuat perbandingan antara Buleleng dan Gianyar pada dua Porprov Bali terakhir.

Berapa medali emas dihargai oleh KONI Buleleng? Arta merinci seperti berikut. Peraih medali emas perorangan dihargai Rp 50 juta per keping medali emas; ganda dihargai Rp 55 juta per keping medali emas; beregu 3 sampai 6 orang diberi nomor Rp 60 juta/medali emas; dan beregu di atas 6 orang bonusnya Rp 65 juta/medali emas. “Jadi total bonus untuk medali emas sebesar Rp 2.975.000.000,” urai Arta yang juga Direktur Utama Yeh Buleleng itu.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BUPATI TABANAN BAGI-BAGI BERAS 1 TON DAN 133.000 BIBIT CABAI

Sementara medali perak perorangan bonusnya sebesar Rp 22 juta/medali perak; ganda sebanyak Rp 24 juta/medali perak; beregu 3 sampai 6 orang sebesar Rp 26 juta/medali perak; serta beregu di atas 6 orang bonusnya mencapai Rp 28 juta/medali perak.

Disebutkan, bonus untuk peraih perunggu juga berbeda-beda. Perorangan dikasih bonus Rp 11 juta/medali perunggu; ganda Rp 13 juta/medali perunggu; beregu 3 sampai 6 orang bonunya Rp 15 juta/medali perunggu; dan beregu di atas 6 orang bonusnya sebesar Rp 17 juta/medali perunggu.

Sedangkan bonus emas perorangan untuk pelatih/ofisial sebesar Rp 14 juta, dan bonus beregu sebesar Rp 17 juta. Bonus perak perorangan sebesar Rp 8 juta dan beregu Rp 10 juta; sementara bonus perunggu perorang sebesar Rp 6 juta; dan beregu senilai Rp 8 juta.

Siapakah atlet yang paling banyak mendapat bonus kali ini? Jawabannya adalah penembak andalan Buleleng Savitri Mirzaeila. Savitri yang meraih empat medali emas mendapatkan total bonus setelah dipotong pajak 6 persen, sebanyak 131.130.000.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *