Berita

Mimih Ratu…! Nonton Mekepung, Bendesa Yehkuning Ditebas Pakai Arit, Ini Kronologisnya

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Peristiwa menggegerkan terjadi tadi pagi di sirkuit Makepung Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

Bendesa Yehkuning I Nengah Wartono yang sedang asik menonton Makepung di sirkuit Makepung Desa Delod Berawah, tiba-tiba ditebas dari belakang oleh seorang pria dengan menggunakan arit atau sabit, mengenai pundak kirinya.

Akibatnya, pundak kiri Wartono mengalami luka robek cukup parah dan harus dijahit sekitar 9 jahitan pada luka bagian dalam dan 11 jahitan pada luka bagian luar. Peristiwa tersebut terjadi, Minggu (17/4/2022), sekitar 10.00 Wita.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga geger. Warga kemudian berusaha mengamankan pelaku dan kemudian mengikatnya di pohon. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Mendoyo.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: GUBERNUR KOSTER BERIKAN BTT UNTUK KOPERASI

Belakangan diketahui, pria yang menebas korban dengan menggunakan sabit (arit) adalah Karom, warga Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana. Karom diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan baru keluar dari RSJ Bangli.

“Pelaku orang gangguan jiwa dia baru keluar dari RSJ Bangli dan sering main ke rumah saya. Tapi biasanya dia tidak galak, biasa kalau diajak ngobrol dan bisa nyambung,” ujar Yudi, salah seorang warga Yehkuning yang mengetahui kejadian tersebut.

  Jarrak Travel

Sementara itu Bendesa Yehkuning I Nengah Wartono yang menjadi korban penebasan dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut bermula saat dirinya menonton Makepung di sirkuit Desa Delod Berawah. Tiba-tiba dirinya ditebas dari bekakang dengan menggunakan sabit. Setelah dilihat ternyata pelakunya Karom.

“Saya kaget dan tidak ada masalah apa-apa, tiba-tiba saya ditebas mengenai pundak kiri saya. Katanya pelaku gila, tapi kalau diajak bicara biasa saja,” terangnya.

Baca Juga :  IDUL FITRI: H-2 POSPERA BAGI-BAGI BERAS KE 35.000 RUMAH TANGGA DI JAKARTA

Menurut Wartono, pelaku katanya merampas sabit milik salah seorang warga yang lagi menyabit rumput di timur lokasi sirkuit Makepung. Pelaku menurut Wartono telah diamankan di Polsek Mendoyo.

Sebelum diamankan polisi, warga sempat mengamankan pelaku terlebih dahulu dengan cara mengikat pelaku di pohon, kemudian datang petugas Polsek Mendoyo untuk mengamankannya.

Sementara itu Kapolsek Mendoyo yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait peristiwa tersebut tidak memberikan jawaban atau penjelasan.(dewa darmada)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: