Berita

Araah Kadeee…! Bantuan Dana Aci Aci dan Sesajen Pemkot Denpasar Kok Diembat, Bikin Kualat

DENPASAR, jarrakposbali.com | Di kasi hati, malah minta jantung. Inilah ungkapan yang tepat buat I Gusti Ngurah Bagus MT, sudah dikasi jabatan Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, eeeeh malah ngembat uang rakyat alias korupsi. Bobobobo, sungguh dirimu terlalu brow, bikin malu aja.

Cilakanya lagi, I Gusti Ngurah Bagus MT ngembat duit untuk Aci Aci banjar adat, desa adat dan Subak. Beh, dana untuk banten kok diembat juga. Ini sih bukan korupsi terhadap uang rakyat aja, tapi juga korupsi kepada Tuhan namanya brow. Pastinya sudah dicatat di buku register penghuni neraka, hahahaha.

Begini brow cara dia diduga ngembat dana Aci Aci itu, seperti disampikan oleh Humas PN Denpasar Made Putra Astawa saat diwawancarai CEO Jarrak Media Group I Putu Sudiartana melalui WhatsApp, Selasa (17/5/2022)

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PENGIN KASIH SEMBAKO KEPADA KAUM MARJINAL, KETUA FRAKSI DEMOKRAT BALI BERJALAN KAKI 1 KM

Putra Astawa yang juga sebagai Hakim Ketua dalam persidangan dugaan kasus kurupsi dana Aci Aci dengan terdakwa I Gusti Ngurah Bagus MT, menyampaikan dalam uraian JPU, terdakwa diangkan menjadi Kadis Kebudayaan oleh Wali Kota Denpasar dan dalam bantuan dana Aci Aci tersebut, terdawa selaku pengguna anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dalam kegiatan tersebut, terdakwa diduga tidak melaksanakan ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah dalam pengelolaan dana daerah. Terdakwa juga diduga menyalahgunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada padanya selaku PA dan PPK, dengan sengaja membuat kebijakan atau mengalihkan kegiatan pengadaan barang/jasa berupa Aci Aci dan banten (sesajen) kepada banjar adat, desa adat dan Subak di Kelurahan Denpasar ke dalam bentuk penyerahan uang.

Terdakwa juga diduga telah melakukan pemotongan anggaran untuk fee rekanan/penyedia. Juga diduga dengan sengaja tidak menetapkan perencanaan pengadaan dan pengumuman rencana umum pengadaan serta tidak menginput pada sistem informasi. Araaaah kadeeee, sungguh terlalu brow.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: DEK TAMU SUMBANG ALAT PENYEMPRO DISINFEKTAN UNTUK WARGA KAMPUNG ANYAR
Jarrak Travel

Akibat perbuatan terdakwa, kata JPU ni brow, negara dirugikan sebanyak Rp 1.023.258.750 dalam kurun waktu tahun 2019 – 2020. Dirimu sungguh tega brow. Masak dana untuk anggaran sembahyang diembat juga, ya pastikan Ida Betare murka. Buktinya tu, ulahmu ketahuan juga, hehehe. Siap-siaplah di bui dalam waktu lama, jadi bogolan kata orang Negaroan, hahahaha.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: