1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: GARA-GARA KELOMPOK AHLI GUBERNUR, KINI STAF DPRD BULELENG TERPAPAR COVID-19

3 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Kehadiran salah satu anggota klelompok ahli Gubernur Bali, berinisial WR, yang rangkap juga tenaga ahli pimpinan DPRD Buleleng, ke Gedung DPRD Buleleng di Jalan Veteran No 2 Singaraja, Senin (8/6/2020) lalu, ternyata membawa penyakit maut alias virus corona (COVID-19).

Sebagai bukti setelah menjalani rapid test Selasa (17/6/2020) kemarin, hasilnya satu staf Sekretariat DPRD Buleleng terkonfirmasi positif terpapar COVID-19. Hasil tes positif staf Setwan itu menggempar Gedung DPRD Buleleng.

Staf Setwan itu tertular dari WR yang merupakan salah satu kelompok ahli Gubernur yang juga tim ahli DPRD Buleleng yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di Denpasar.

Staf Setwan Buleleng yang menjaid korban WR itu kini diberi kode PDP 105 asal Kecamatan Buleleng.

Selain PDP 105 yang merupakan salah satu staf di DPRD Buleleng, juga Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Buleleng mencatat, ada 3 orang pasien lagi yang terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka diberi kode PDP 102 asal Kecamatan Seririt, PDP 103 asal Kecamatan Buleleng dan PDP 104 asal Kecamatan Seririt.

Untuk PDP 102 dan PDP 104 tertular virus corona karena sempat melakukan kontak dengan PDP 80 masih lingkup keluarganya yang sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan PDP 103 tertular karena sempat melakukan kontak dengan kerabatnya yang merupakan PDP 100.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: SERTIFIKASI HOTEL, BULELENG SIAPKAN TIM VERIFIKASI

Sekretaris GTPP COVID-19 Buleleng, Gede Suyasa tidak menampik, PDP 105 yang merupakan staf di DPRD Buleleng tertular virus corona dari pasien positif kasus di Denpasar (Tim Ahli DPRD Buleleng).

PDP 105 dinyatakan positif COVID-19 dari hasil tes swab yang dilakukan Senin (15/6) lalu bersama 2 anggota dewan termasuk Ketua DPRD dan 8 orang staf.

“Dari hasil swab satu dinyatakan positif. Itu dari 10 orang yang menjalani test swab di RS Pratama Giri Emas. PDP 105 dari kelompok staf. Sekarang sudah diisolasi di RS Pratama Giri Emas,” ujar Suyasa yang juga menjabat sebagai Sekda Buleleng, Rabu (17/6) siang.

Menurut Suyasa, penambahan kasus saat ini disebabkan adanya transmisi lokal. Untuk itu Suyasa meminta agar masyarakat tetap meningkatkan disiplinan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. “Melalui rapat bersama FKPD beberapa hari lalu, kani sudah siapkan pos penyekatan dan targetnya orang-orang yang datang ke Buleleng agar benar-benar bebas dari COVID-19,” jelas Suyasa.

Kendati ada tambahan 4 pasien positif di Buleleng, juga terdapat satu pasien yang dinyatakan sembuh dengan kode PDP 46 berasal dari Desa Bondalem, yang sebelumnya dirujuk ke Denpasar selama lebih dari 14 hari. “Setelah kami menerima hasil tes swab ketujuh dan hasilnya negatif, pasien diperbolehkan kembali kerumahnya,” ungkap Suyasa.

Baca Juga :  WAGUB COK ACE HADIRI PENGUKUHAN GURU BESAR IKIP SARASWATI TABANAN

Sejauh ini kata Suyasa, tim medis telah berusaha maksimal dengan berbagai strategi untuk menyelesaikan kasus Covid-19 di Buleleng sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan dalam penanganan Covid-19. “Terbukti tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Buleleng mencapai 90 persen. Sehingga, kerja tim medis di Buleleng sudah sangat baik,” pungkas Suyasa.

Sementara perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Buleleng secara kumulatif berjumlah 87 orang, dengan rincian PDP terkonfirmasi sembuh sebanyak 77 orang. Untuk PDP terkonfirmasi dalam perawatan ada 10 orang yakni, 9 orang dirawat di Buleleng dan 1 orang dirujuk ke Denpasar.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 118 orang, dengan rincian ODP masih dipantau ada 1 orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.706 orang, terdiri dari OTG selesai masa pantau sebanyak 1.367 orang, OTG yang masih karantina mandiri ada 266 orang, OTG terkonfirmasi ada 73 orang.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *