1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

APA KOMENTAR MEREKA TENTANG HUT KEMERDEKAAN RI 75 DI MASA PANDEMI COVID-19?

3 min read

DR NYOMAN SUTJIDRA, SP.OG, WABUP BULELENG:

KITA semua menyadari saat ini pademi COVID-19 masih ada, namun bukan berarti kita berdiam diri. Momentum HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke75 ini sangat penting sehingga peringatannya harus tetap kita laksanakan sesuai dengan kondisi yang ada.

Momentum HUT Proklamasi Kemerdekaan ini menjadi kesampata untuk memperkuat dan membangkitkan semangat seluruh komponen masyarakat menghadapi pandemic COVID-19.

GEDE SUPRIATNA, SH, KETUA DPRD BULELENG:

KETUA DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH, mengucapkan Dirgahayu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 kepada segenap Bangsa Indonesia.

Pada tahun ini memang kita merayakan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ini dalam kondisi yang berbeda dimana perayaan dilakukan secara terbatas dan dilakukan secara virtual. Saat ini kita masih dalam kondisi akibat virus COVID-19, namun saya berharap situasi ini bisa kita jadikan pelajaran dan momentum untuk meningkatkan kebersamaan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui gotongroyong menuju Indonesia Maju.

Saya kira, ditengah-tengah pandemi ini kita tingkatkan lagi kebersamaan secara kolektifitas agar cepat lepas dari tekanan COVID-19.

Nah, kita di Buleleng tampaknya COVID-19 ini pasiennya melonjak. Jadi saya minta ada keterbukaan data dari pemerintah. Karena saat ini orang mati bukan karena COVID-19 dikuburkan pakai protap COVID-19. Yang penting masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan, keluar rumah tetap pakai masker, sering-sering cucui tangan dengan air mengalir dan menjauhi kerumunan.

Baca Juga :  BUPATI AGUS: "TIDAK ADA KATA AMPUN BAGI JARINGAN MAFIA ILEGAL LOGING"

DRA NI MADE SANTIARI, M.SI, TOKOH PEREMPUAN BALI:

SAYA melihat masyarakat tetap semangat memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI 75. Tadi saya masuk ke pasar, para pedagang langsung nyanyi lagu Indonesia Raya. Di gang-gang tadi juga ibu-ibu yang jualan lontong teriak merdeka.

Di TMP Curastana, para keluarga pahlawan banyak sekali di sana tabor bunga. Mereka terlihat semangat tidak terpengaruh COVID-19. Tetapi mereka juga tetap mengikuti protokol kesehatan, pakai masker dan tidak berkerumunan.

Kaum ibu-ibu atau kaum perempuan, saya berharap mengaja keluarganya, mengendalikan keluarganya agar tidak sakit. Bukan hanya itu, ibu-ibu di sama pandemic COVID-19 ini harus lebih kreatif dan inovatif, tidak boleh diam saja. Ya, naman sayur-sayuran di halaman rumah sehingga bisa dikonsumsi keluarga.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: LAWAN CORONA, POLRES BULELENG PAKAI WATTER CANNON

KADEK EGYTA WIDIARANI, SEKRETARIS OSIS SMPN 3 SINGARAJA:

DALAM keadaan ini kita pastinya tidak seperti biasanya, tetapi menurut saya sebagai pelajar kita dapat memperingati HUT RI ini walaupun tidak dengan mengikuti upacara bendera.

kita bisa melakukan dengan cara sederhana, seperti membuat video mengenai semangat kemerdekaan, menghiasi atau memasang dekorasi dirumah kita sendiri, misalnya berupa bendera merah putih, membersihkan lingkungan yang ada di rumah, ini merupakan wujud dari cinta tanah air.

PUTU DAVA HANDIKA PRATAMA PUTRA, KETUA OSIS SMPN 1 SINGARAJA

MENURUT saya di masa pandemi seperti ini kita memulai masa kehidupan baru, ya salah satunya dengan kebijakan pemerintah “New normal” semua kegiatan menjadi terhalang oleh pandemi ini,mulai dari kegiatan belajar mengajar, kegiatan bekerja, dan masih banyak lagi.

Oleh sebab itu kita harus berdiam diri didalami rumah “stay at home”, ya untuk kemerdekaan di tengah pandemi ini saya rasa cukup berbeda dari tahun sebelumnya. Tetapi tidak menghilangkan rasa saya bangga kepada negeri ini,dan para pahlawan yang telah memerdekan negara ini.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *