1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: KINI ADA 4 PASIEN SUSPECT VIRUS CORONA DI BULELENG

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Perlahan tapi pasti, mulai ditemukan pasien suspect virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Buleleng, Bali.

Sebelumnya ada tiga pasien yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (DPD) di RSUD Kabupaten Buleleng, namun hari ini jumlah bertambah menjadi empat pasien COVID-19.

Pasien perempuan ini menunjukkan gejala batuk, pilek, dan demam tinggi. Ia mulai menderita gejala-gejala itu sejak tiga hari lalu.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana langsung menyampaikan info tergres itu kepada wartawan, Selasa (17/03). Ini juga dibenarkan Direktur RSUD Buleleng dr.Gede Wiartana, M.Kes.

Wiartana menceritakan bahwa pasien suspect COVID-19 ini sedang menjalani pemeriksaan di ruang Isolasi Lely I RSUD Buleleng.

Informasi yang diperoleh media ini menyebut, pasien ini sebelumnya mengeluh sakit di rumahnya. Karena sudah tiga hari tidak ada perubahan maka pihak keluarga menghubungi ambulance, dan langsung dijemput ambulance untuk diperiksa pada Senin (16/3/2020) malam.

Baca Juga :  BUPATI AGUS AJAK MASYARAKAT SUKSESKAN SP ONLINE TAHUN 2020

Bagaimana hasil pemeriksaan? Wiartana menjelaskan bahwa setelah menjalani pemeriksaan akhirnya diketahui bahwa pasien ini mengalami demam selama 3 hari diikuti batuk, pilek. Pasien ini juga mengeluh nyeri pada tenggorokan dan menunjukkan gejala sesak nafas.

“Karena, kondisinya mirip gejala terserang Virus Corona, sehingga tim dokter kemudian menetapkan yang bersangkutan sebagai PDP yang diduga terjangkit Virus Corona,” ujar Bupati Agus dibenarkan Wiartana.

Bupati Agus mengimbau warga yang bekerja di luar negeri dan saat ini mendapat kesempatan untuk pulang agar tidak bersentuhan dengan keluarga di rumah.

Baca Juga :  MDA DENPASAR PUJI SELANGIT, GUBERNUR KOSTER DINILAI BERFIKIR VISIONER

Bupati Agus juga meminta Kantor Imigrasi di Denpasar agar melakukan karantika terhadap warga Indonesia yang baru pulang dari luar negeri. “Kedatangan dari luar negeri, kami minta diawali dengan periksakan diri ke rumah sakit,” tandasnya seraya menegaskan bahwa himbauan ini dilatarbelakangi oleh pasien suspect COVI-19 di Buleleng saat ini bekerja di luar negeri.

Ada pasien yang lolos karena minum pasetamol. ”Karena itu, jangan sampai kedatangan dari bekerja di luar negeri tersentuh penyebaran wabah virus Corona,” tegas Bupati Agus.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *