Berita

Bertemu Bupati Tamba, Putu Leong Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Bumi Makepung

JEMBRANA, jarrakposbali.com I Pasca bebas dari hukuman, mantan anggota komisi III DPR RI dari Partai Demokrat dapil Bali, I Putu Sudiartana langsung menemui Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

 

Sudiartana yang akrab dipanggil Putu Leong ini bertemu Bupati Tamba di Denpasar beberapa waktu lalu. Pertemuan dua tokoh politik ini berlangsung penuh kekeluargaan.

 

Tidak ada pembahasan penting tentang agenda politik yang dibicarakan kedua tokoh tersebut. Pertemuan tersebut hanya silahturahmi biasa setelah enam tahun tidak pernah bertemu.

 

  Jarrak Travel

Kesempatan yang baik itupula digunakan Sudiartana yang juga CEO Jarrak Pos untuk menitip permohonan maaf kepada masyarakat Jembrana, khususnya yang telah memilih dirinya menjadi anggota dewan karena tidak bisa memberikan panutan yang baik.

 

“Saya titipkan permohonan maaf saya kepada masyarakat Jembrana melalui Bapak Bupati Jembrana. Permohonan maaf juga saya sampaikan secara terbuka sekarang melalui media,” ujarnya, Jumat (18/3/2022).

 

Permohan maaf itu dia sampaikan kepada masyarakat Jembrana karena belum bisa menjadi panutan yang baik serta belum bisa membawa aspirasi masayarakat ke tingkat nasional, karena keburu tersangkut masalah hukum.

Baca Juga :  Bupati Bangli Hadiri Grand Final Jegeg Bagus Bangli Tahun 2022

 

“Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf saya kepada masyarakat Jembrana. Saya belum bisa menjadi wakil yang baik buat masyarakat. Sekali lagi maafkan saya,” imbuhnya.

 

Putu Leong juga menjelaskan terkait persoalan hukum yang menjeratnya. Dia mengatakan, tindakannya sejatinya tidaklah merugikan keuangan negara ataupun merampok uang rakyat.

 

Melainkan dia terjerat kasus gratipikasi. Dinama berawal dari dirinya dibayarin makan dan minum serta bermain golf oleh pengusaha. Hal tersebut menurut undang-undang dilarang dilakukan oleh pejabat negara.

 

“Jadi saya bukanlah korupsi dengan merampok uang negara ataupun uang rakyat. Saya hanya kena suap dibayarin makan dan minum serta bermain golf oleh pengusaha. Jadi sekali lagi saya mohon maaf,” terangnya.

 

Terhadap kasus yang menjeratnya, Sudiartana mengaku menerimanya dengan legowo karena memang dia salah telah menerima pemberian seseorang sebagai pejabat negara. Dia tidak pernah melakukan upaya hukum apapun selama proses persidangan.

 

Kini Sudiartana telah usai menjalani pidana dan telah kembali ke masyarakat untuk memulai segala sesuatunya dari titik nol. Dia berharap masyarakat Jembrana khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya mau menerimanya kembali dan mau memberikan restu kedepannya agar bisa bersama-sama lagi membangun Bali, meskipun sudah tidak duduk di lembaga legislator.

Baca Juga :  NBA: LA LAKERS LUMAT PHOENIX SUNS 125-100

 

“Kedepannya saya ingin fokus berbuat untuk pembangunan dan kemajuan Baki. Ini saya minta restu dari seluruh masyarakat Bali,” tutupnya.

 

Sementara itu Bupati Jembrana I Nengah Tamba, menyambut baik kehadiran Sudiartana. Tamba berharap kedepannya, Sudiartana ikut bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Jembrana.

 

Untuk diketahui, I Putu Sudiartana saat pencalonan dirinya menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif 2014, berhasil mendulang suara di Bumi Makepung, Jembrana sebanyak 5000 lebih suara.

 

Ditambah prolehan dari kabupaten lain di Bali, akhirnya Sudiartana dilantik menjadi anggota DPR RI dan menjadi anggota Komisi III. Sayangnya dia kemudian tersandung hukum karena menerima pemberian dari pegusaha. Sudiartana kemudian diganti oleh I Putu Supadma Rudana.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: