BeritaBulelengDaerah
Trending

Lindungi PMI, BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program Khusus

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meluncurkan program khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tentu saja ini menjadi kabar gembira, karena program itu diberikan dengan tujuan untuk memberikan perlindungan bagi PMI dan juga calon PMI.

Pemerintah Kabupaten Buleleng telah memberikan sosialisasi tentang pemahaman dan perlindungan terkait prosedur penempatan PMI.

Dalam sosialisasi itu juga diberikan arahan mulai dari perekrutan hingga penempatan sebelum bekerja di luar negeri.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Singaraja saat dikonfirmasi usai menghadiri sosialisasi tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Rabu (16/3/2022).

“Program sudah dituntut oleh pemerintah untuk dikerjakan. Ini hampir sama dengan program kita untuk dalam negeri,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Singaraja, Nelson Hasudungan Tobing.

Baca Juga :  Pantau Giat Masyarakat Babinsa 'Tetap Patuhi Prokes
  Jarrak Travel

“Hanya saja, untuk di luar negeri kita fokusnya hanya dengan sekali bayar sebesar Rp370 ribu, kami sudah melindungi peserta selama 31 bulan sebelum dan sesudah keberangkatan,” terangnya lagi saat dikonfirmasi

Dirinci lebih lanjut, perlindungan kepada kepesertaan selama 31 bulan itu akan dilindungi selama lima bulan maksimum sebelum berangkat.

Kemudian selama 25 bulan semasa bekerja di luar negeri dan satu bulan setelah pulang.

“Jadi, banyak sekali manfaatnya. Bahkan, bila sudah terdaftar dan gagal berangkat akan diberikan santunan juga sebesar Rp7,5 juta,” ucap Nelson Hasudungan Tobing.

Tak hanya itu saja, program ini memiliki beragam manfaat yang sangat menguntungkan bagi para pekerja migran.

Pasalnya, manfaat itu sudah dapat dirasakan sebelum berangkat. Lalu apa saja itu?

Baca Juga :  SAMBUT NYEPI: BULELENG GELAR TAWUR GENTUH, TERAPKAN SOCIAL DISTANCING

Apabila gagal berangkat maka akan mendapat santunan sebesar Rp7,5 juta.

Bila sudah berada di luar negeri dan tiba-tiba gagal penempatan dan harus kembal, akan diberikan santunan sebesar Rp7,5 juta dan untuk tiket pesawat akan diganti maksimal Rp10 juta.

Selain itu, selama bekerja di luar negeri, PMI akan mendapat jaminan kecelakaan kerja.

Kemudian ada juga jaminan hari tua yang didapat yakni berupa santunan Rp85 juta dan bisa dapat juga jaminan hari tua.

“Nanti di sana akan di-cover sebelum pulang ke Indonesia. Jika terjadi sesuatu di Indonesia dalam kurun waktu satu bulan itu, nanti kita akan cover 10 juta,” pungkasnya.

Untuk pendaftaran luar negeri, peserta bisa akses melalui www.bpjsketenagakerjaan.go.id/migran atau melalui aplikasi mobile BPJSTKU. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: