KARANGASEMJARRAKPOSBALI.COM – Satu persatu kasus korupsi di “Gumi Lahar” Karangasem diusut tuntas oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem.

 

Semenjak 3 bulan yang lalu, Kejari Karangasem menangani 3 kasus yang harus dikebut sampai tuntas.

 

Yakni kasus korupsi retribusi ODTW (Obyek Daya Tarik Wisata) yang membuat 2 pejabat Dispar Karangasem ditahan, dan kasus korupsi bedah rumah di Tianyar Barat dengan 5 orang tersangka.

 

Kini Kejari Karangasem fokus untuk mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial Kabupaten Karangasem pada tahun 2020 dengan dana sebesar Rp. 2,9 M.

Baca Juga :  Bertekad Jadikan Desa Bakas Menjadi Desa Wisata Berbasis Masyarakat, Politeknik Negeri Bali Serahkan Draft Tata Kelola

 

Kajari Karangasem, Aji Kalbu Pribadi, SH., MH. melalui Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semara Putra mengatakan terkait penanganan tersebut, statusnya dari penyelidikan telah dinaikkan menjadi penyidikan dan Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) Karangasem sudah menunjuk tim penyidik.

 

“Penanganan kasus dalam pengadaan masker pada dinas sosial Kabupaten Karangasem pada tahun 2020 dengan dana sebesar Rp. 2,9 M penanganannya telah dinaikkan dari penyelidikan ke tingkat penyidikan”, jelasnya.

Baca Juga :  KOORDINATOR KUASA HUKUM GUS ADI, SUMARDIKA: “KEMBALILAH PADA HUKUM ACARA PIDANA!”

 

“Dan Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem telah menunjuk tim penyidik untuk menangani kasus tersebut”, tutup Kasi Intel Dewa Semara kepada wartawan jbm.co.id, pada Selasa, (18/5) kemarin.

– Redaktur

– Editor – /*jrp/klk/TD*/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here