1
Sab. Sep 26th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

PARIWISATA, MURJANA: “SAYA HARAP PEMERINTAH SEGERA BUKA KEMBALI OBJEK WISATA”

2 min read

MANGUPURA-JARRAKPOSBALI.COM – Pandemi virus corona (COVID-19) benar-benar menjadi momok bagi semua aspek kehidupan umat manusia. Batap tidak? Segala bidang aktivitas kehidupan macet total sepanjang tiga bulan terakhir ini.

Bali yang mengandalkan pariwisata sebagai pendapatan utama masyarakat pun ikut tiarap. Semua usaha pariwisata ditutup dan karyawan-karyawati ada yang dirumahkan bahkan ada yang di-PHK.

Namun ada secerca harapan karena Presiden Joko Widodo mewacanakan new normal sebagai upaya memulihkan Kembali perekonomua nasional serta mengantarkan bangsa ini dalam suatua tatananan kehidupan baru. Akan tetapi Pemprov Bali belum berani membuka objek wisata di Bali sebagai implementasi new normal tersebut.

Maka itu para pengusaha pariwisata pun meminta Gubernur Bali dan jajaranya untuk segera membuka Kembali industri pariwisata.

I Nyoman Murjana, SH, salah satu pengusaha pariwisata yang sangat mengharapkan kelonggaran kebijakan untuk dunia pariwisata sehingga perekonomian Bali bisa menggeliat kembali.

Baca Juga :  Dandim 1604 .Kupang Kol.Arh.I Made Kusuma D.G. Memberikan Pengarahan PNS dan Pembinaan Mental Dan Fungsi Komando

“Kita selaku pengusaha di bidang pariwisata, kita berharap sekali kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang bisa mendukung kita,” ujar Murjani pemilik waterpark Gumuh Sari Adventure, di Banjar Adat Tegal, Gumuh, Darmasba, Badung, Kamis (18/6/2020) siang.

Murjana menyatakan bahwa penyebab runtuhnya ekonomi sudah diktehaui bersama yakni virus corona (COVID-19), maka sudah jelas bahwa protokol Kesehatan COVID-19 harus dijalani bila new normal diterapkan di bidang pariwisata.

Setelah tiga bulan semua usaha pariwisata tiarap termasuk Gumuh Sari Advanture hingga merumahkan karyawannya, maka Murjana berharap agar Pemprov Bali khsususnya Pemkab Badung memberikan ruang kepada para pengusaha pariwisata untuk membuka kembali usahanya. “Saya berharap Pemerintah Provinsi Bali dan khususnya Badung di sini memberikan ruang kepada kita pengusaha agar bagaimana mampu membuka usaha kita, supaya kita bisa bernafas sedikit,” ujarnya.

Baca Juga :  ESAI BUDIDAYA PORANG: LUNASI HUTANG DAMPAK COVID-19 MELALUI BUDIDAYA PORANG

“Sudah 3 bulan kita betul-betul tutup sekali dan kita juga membayar gaji karyawan selama 3 bulan dengan modal kita sendiri. Itu sangat memukul sekali sebagai seorang pengusaha,” keluh Murjana. “Mudah-mudahan ke depan Pemrintah Provinsi Bali memberikan ruang kepada kita untuk bisa membuka perlahan-perlahan dengan Peraturan Pemerintah untuk protokol COVID-19,” sambungnya.

Gumuh Sari Adventure memiliki tiga buah kolam. Dua kolam rekreasi dan satu kolam besar untuk olahraga. Selain itu, Gumuh Sari Adventure juga memiliki porid lain yakni swing dan ATV dan memperkerjakan 50 karyawan.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *