1
Jum. Sep 25th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

SEKPROV BALI: “BIAYA RAPID TEST AWAK KENDARAAN LOGISTIK HARUSNYA DITANGGUNG PERUSAHAAN”

1 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Bali, Dewa Made Indra menegaskan bahwa pemberlakuan persyaratan menunjukan surat keterangan uji rapid test dengan hasil non reaktif bagi pelaku perjalanan orang dalam negeri merupakan kebijakan nasional.

Ia menegaskan bahwa itu bukan kewenangan GTTP COVID-19 Provinsi Bali tetapi merupakan kebijakan nasional.

“Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tanggal 6 Juni 2020, dan Surat Dirjen Perhubungan Laut Nomor : Um.002/39/18/OJPL/2020 tanggal 22 Mei 2020,” jelas Sekprov Bali Dewa Made Indra, menanggapi aksi protes para awak kendaraan logistic.

Baca Juga :  HUKUM: DUA MAHASISWA DAN DUA PELAJAR RAMPOK SD 2 PANJI ANOM

Seperti lansir Humas Pemprov Bali, Sekprov dewa Indra menyatakanbahwa biaya raid test itu harusnya ditanggung oleh perusahaan bukan semuanya dibenai kepada GTPP COVID-19. “Biaysa rapid test awak kendaraan logistic harusnya ditanggung perusahaan,” ujarnya di Denpasar, Kamis (18/6/2020) malam.

Seperti ramai diberitakan di media, ratusan sopir logistik yang akan menyeberang ke Bali menggelar protes di Terminal Sritanjung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Mereka memprotes kebijakan ketentuan kelengkapan surat kesehatan berupa rapid test yang dirasa sangat mahal.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BULELENG TAMBAH 7 PASIEN POSITIF TRANSMISI LOKAL

Para sopir melakukan aksi mogok dan tak mau menyeberang ke Bali. Mereka hanya duduk sembari berteriak memprotes kebijakan pemerintah Provinsi Bali yang mempersyaratkan para sopir logistik harus menyertakan surat rapid test jika ingin masuk Bali. Para sopir menutup akses pintu keluar Terminal Sritanjung sebagai bentuk protes.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *