1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

SOSIALISASI PENATAAN DANAU BUYAN, BUPATI AGUS URAI TIGA TUJUAN UTAMA

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Penataan Danau Buyan di Kabupaten Buleleng, Bali, untuk menjadi salah satu destinasi wisata alam di Buleleng tengah digarap secara serius. Pada penataan tersebut, terdapat tiga hal penting yang menjadi tujuan utamanya. Ketiga hal tersebut yakni pemanfaatan danau untuk kebutuhan air bersih, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

Hal itu dikatakan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat Sosialisasi Master Plan Revitalisasi Penataan Kawasan Danau Buyan, bertempat di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Rabu (19/8/2020).

Danau Buyan dan Tamblingan merupakan danau yang memberikan kontribusi terhadap kebutuhan air di Buleleng tengah. Namun jika diamati terdapat dua persoalan yang ditemukan. Pada danau Buyan sebelumnya terjadi sedimentasi dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida telah berkali-kali melakukan upaya pencegahan. Dari hal tersebut seolah-olah danau hanya berfungsi sebagai penampungan air hujan dan air limbah yang ada di wilayah sekitarnya.

Baca Juga :  JELANG NEW NORMAL, POLSEK KOTA SINGARAJA GELAR SOSIALISASI TERTIB HELM DAN MASKER

“Kalau itu dibiarkan tentu sangat berbahaya. Sehingga perlu dilakukan penataan agar dapat dialihfungsikan menjadi danau yang dapat menghasilkan air bersih,” ujar Bupati Agus.

Selain itu, lanjut Agus, jika nanti penataan selesai dan kegiatan wisata sudah mulai berjalan tentu masyarakat sekitar akan dapat memanfaatkan hal itu untuk meningkatkan taraf ekonomi. Penataan Danau Buyan sebagian besar berbasis pada wisata alam. Tidak banyak bangunan permanen yang akan didirikan nantinya. Melainkan lebih menonjolkan kelestarian alam dan lingkungan, seperti salah satunya budidaya stroberi. Seluruh konsep yang akan diterapkan memang berbeda dari wisata danau lainnya.

Baca Juga :  CAMAT BANJAR TANTANG PLT KADISDIKPORA REBUT JABATAN KADISDIKPORA BULELENG

“Maka tentu tidak hanya dari salah satu sisi saja yang ditata, tetapi menyangkut secara keseluruhan. Bagaimana desa adat Pancasari dalam menjaga dan pemberdayaan lingkungannya,” imbuhnya.

Sementara itu, usai mengikuti sosialisasi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng, Putu Mangku Budiasa, SH, MH, meberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terkait dengan penataan Danau Buyan ini. Sebenarnya sejak dulu upaya pengembangan Buleleng bagian selatan sudah ditunggu-tunggu. Karena dilihat di daerah tersebut memiliki berbagai potensi yang luar biasa. “Kami dari DPRD Buleleng sangat setuju, bahkan mendorong agar penataan ini cepat selesai,” pungkasnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *