Berita

Cuaca Buruk di Selat Bali, Pelabuhan Ditutup dan Kapal Kandas Belum Dievakuasi

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang pada Kamis (18/8/2022) siang kamdas di Selat Bali, ternyata hingga kini belum bisa dievakuasi.

KMP yang naas tersebut belum bisa dievakuasi karena kondisi laut saat ini masih belum pasang maksimal. Evakuasi baru bisa dilakukan jika air laut benar-benar pasang.

Dengan demikian hingga Jumat (18/8/2022) pukul 21.00 Wita, KMP tersebut sudah 24 jam lebih mengalami kandas di perairan dangkal dekat pelabuhan Gilimanuk.

“Sampai malam ini kapal tersebut belum bisa dievakuasi karena air laut belum sepenuhnya pasang. Nanti kalau sudah benar-benar pasang, baru dilakukan evakusi,” terang Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol Gusti Putu Darmanatha, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga :  PASAR GOTONG-ROYONG: INSPEKTORAT BALI INGIN BANTU PETANI DAN UMKM

Rencananya, kata dia, proses pelepasan kapal kandas akan dilakukan dengan menarik KMP Tunu Pratama Jaya dengan tug boat.

Selain KMP tersebut belum bisa dievakuasi menurut Kompol Darmanatha, hari ini juga terjadi dua kali penutupan pelabuhan akibat cuaca buruk, dimana angin bertiup sangat kencang dan membahayakan pelayaran.

  Jarrak Travel

Penutupan pertama terjadi mulai sekitar pukul 14.30 Wita dan dibuka kembali sekitar pukuk 17.30 Wita. Namun tiga puluh menit kemudian, tepatnya pukul 16.00 Wita, cuaca buruk kembali terjadi dan pelabuhan kembali di tutup. Baru sekitar pukul 16.35 Wita, pelabuhan dibuka kembali karena cuaca mulai membaik.

“Penutupan pelabuhan itu menimbulkan antrean kendaraan. Tapi antrean kendaraan hanya terjadi di areal pelabuhan Gilimanuk, tidak sampai keluar pelabuhan,” ujar Darmanata.

Baca Juga :  Mantap...! Rencana Dikunjungi Presiden RI, Jembrana Mulai Bersolek

Sebelumnya, Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya 3888 kandas di perairan selat Bali, Kamis 18 Agustus 2022 siang.

Penyebabnya adalah karena cuaca buruk yakni angin kencang dengan kecepatan 35 knot.

Pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Bali juga sempat melakukan penutupan Pelabuhan Gilimanuk sekitar 2 jam 20 menit lamanya.

Menurut informasi yang diperoleh, KMP Tunu Pratama Jaya saat itu mengangkut 29 orang dan tujuh unit kendaraan. Seluruh penumpang selamat.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: