17 Januari 2021

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

OPERASI YUSTISI PENEGAKAN HUKUM PROKES DI BALI TINDAK 3.051 PELANGGAR

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Syamsi, S.H. mengatakan, Polda Bali bersama TNI, Satpol PP dan instansi terkait menggelar Operasi Yustisi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 dalam tatanan kehidupan era baru yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 7-18 September 2020.

Alhasil, petugas menindak sedikitnya 3.051 pelanggar yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota di Bali. Perinciannya, 355 orang diberi sanksi fisik, 1.698 orang mendapat teguran lisan, 283 orang mendapat teguran tertulis, 317 orang diberi sanksi kerja sosial di fasilitas umum, 244 pelanggar mendapat sanksi denda administratif sebesar Rp 100 ribu per orang dan 138 orang mendapat sanksi tunda pelayanan administrasi.

Kombes Syamsi mengatakan, Operasi Yustisi ini digelar dalam rangka mendukung Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 46 Tahun 2020, Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Walikota (Perwali). “Tujuannya, untuk mencegah, mengendalikan penyebaran atau munculnya kasus baru pada berbagai sektor kegiatan masyarakat dan/atau instansi pemerintahan,” jelas Kombes Syamsi.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: WUJUD KEPEDULIAN, SCI BALI BERI APD KEPADA POLSEK GEROKGAK

Selain itu, kata Kombes Syami, juga untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat Bali dalam mencegah penularan dan penyebaran COVID-19 dengan saling melindungi dan memelihara kesehatan. Kemudian meningkatkan angka kesembuhan dan mengendalikan angka kematian masyarakat di masa pandemi COVID-19 serta terciptanya pemulihan berbagai aspek kehidupan sosial ekonomi secara produktif dan aman untuk mengurangi dampak psikologis warga masyarakat akibat pandemi COVID-19.

Dijelaskannya , Operasi Yustisi kali ini dilakukan secara terpadu dengan instansi terkait dengan mengedepankan protokol kesehatan. “Ops Yustisi ini melibatkan 7.745 personel gabungan terdiri Polri, TNI, Satpol PP, Dinkes dan Dishub. Polda Bali sendiri menerjunkan 3.793 personel termasuk yang ada di Polres,” ungkap Kombes Syami.

Baca Juga :  TIMGAB TNI - POLRI DAN SATPOL PP KECAMATAN GEROKGAK RAZIA WARGA TANPA MASKER

Dimana saja ditemukan pelanggaran Prokes itu? Kombes Syamsi menyebutkan bahwa dari ribuan pelanggar yang terjaring dalam operasi ini ditemukan Ketika petugas mengadakan razia di pasar tradisional, pasar modern, komplek pertokoan, komplek pemukiman, obyek wisata, jalan raya, terminal, bandara, pelabuhan dan tempat ibadah.

“Mari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Semoga pandemi ini cepat berakhir, masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa sehingga kondisi perekonomian masyarakat segera kembali pulih,” ajak perwira menengah Polri dengan tiga melati di Pundak itu.

Ia menegaskan bahwa disiplin menjadi kata kunci dalam upaya mengurangi penyeraban COVID-19. “Disiplin adalah kunci mengurangi penyebaran, penggunaan masker adalah vaksin, sementara untuk terhindar paparan covid dan kepatuhan anda merupakan kesehatan kita bersama,” tandas Kombes Syamsi.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *