Berita

Sempat Fakum Sepuluh Tahun, Adi ‘Janda Melengis’ Wisnu Bangkit Lagi

DENPASAR, jarrakposbali.com ! “Janda Melengis, Asik, Sing Je Lek Milih, Tiang Ngalih Tunangan, Ne Penting Iye Seken Tulus Diapin Janda Sing Masalah”

Itulah cuplikan syair lagu Bali berjudul “Janda Melengis” yang melambungkan nama penyanyinya Adi Wisnu. Lagu Bali bernuansa pop ciptaan Gus Nok, seniman asal Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo Jembrana, mengisahkan kisah cinta seorang pemuda dengan seorang janda berduit.

Lagu ini dikemas apik dengan balutan aransemen musik ringan khas pop Bali berpadu lantunan vokal indah berkarakter dari Adi Wisnu, membuat tembang ini sempat bertengger di puncak blantika musik pop Bali di radio-radio di seluruh Bali pada jamannya.

Sukses mencapai ketenaran setelah membawakan lagu “Janda Melengis” ditahun 2012, Adi Wisnu yang memiliki nama lengkap Putu Sudiarsa, tiba-tiba menghilang tak terdengar kabarnya bagai ditelan bumi.

Ternyata pria kelahiran Bungkulan, Singaraja, 6 Februari 1981 ini menghilang bukan berarti menyudahi karirnya di dunia tarik suara. Adi Wisnu yang tinggal di Jalan Raya Ketewel, Sukawati Gianyar ini menghilang karena lagi fokus dengan bisnis barunya.

Bahkan untuk pengembangan bisnis produk minuman kesehatan ini, ayah tiga anak ini harus hijah ke wilayah NTT, tepatnya di daerah Labuan Bajo, Flores.

  Jarrak Travel

“Ya, setelah almbum Janda Melengis, saya sempat fakum karena ada pengembangan bisnis di Labuan Bajo,” tuturnya saat berkunjung di Kantor Redaksi Jarrak Media Group beberapa waktu lalu.

Setelah sukses mengembangkan bisnisnya di wilayah Flores, NTT, Adi Wisnu yang juga tergabung di Jarak Media Group, kembali hadir meramaikan blantikan musik pop Bali.

Baca Juga :  Rekanan Proyek Tak Terapkan APD Standar K3, Kadis PU : Itu Wajib Disediakan Demi Keselamatan Pekerja

“Saat ini saya masih proses pengaraman single terbaru. Baru saja menyelesaikan proses syoting klipnya,” tuturnya.

Untuk single terbaru Adi Wisnu ini berjudul “Saat Cinta Dianggap Dosa” ciptaan Adi Wisnu sendiri dan diproduksi oleh Nada Dewata Production.

“Ini lagu merupakan ciptaan saya sendiri, nuansanya pop, mencerminkan kisan cinta pasangan yang sama-sama telah memiliki pasangan syah. Orang memandang itu sebuah dosa, tapi bagi yang menjalani merupakan kebahagian. Lagu ini terinspirasi dari masalah sosial di masyarakat,” bebernya.

Untuk single terbaru ini menurut Adi Wisnu tidak diproduksi dalam bentuk VCD, namun akan langsung dilempar ke youtoobe, berharap bisa diterima di masyarakat dan bisa meraimakan blantika musik pop Bali.

Dalam pengarapan single terbaru “Saat Cinta Dianggap Dosa” ini dia dibantu oleh Dewa Aji Sukar, seorang tokoh politik asal Buleleng, Bapak Nyoman Kantun serta Bapak Nyoman Kandel yang merupakan anggota DPRD Gianyar.

“Saya mengucapkan banyak terimakasi kepada belaiu-belaiu karena sudah sangat membantu hingga single terbaru ini lahir. Beliau-beliau itu sangat perhatian dengan seni Bali terutama musik pop Bali,” imbuhnya.

Baca Juga :  JELANG GALUNGAN, WABUP SUTJIDRA INGATKAN PETERNAK JAGA HYGIENE SANITASI KANDANG BABI

Adi Wisnu berharap, singel anyarnya ini bisa diterima oleh masyarakat Bali dan bisa meramaian blantika musik pop Bali yang saat ini sudah mulai bangkit, setelah sebelumnya sempat terpuruk.

Dia juga berharap kepada pihak pemerintah dan kepada pihak-pihak terkait agar lebih maksimal memperhatikan seniman-seniman Bali, terutama dalam memberikan perlindungan terhadap karya seni para seniman. Sehingga para seniman Bali bisa lebih dihargai dan sejahtera.

Adi Wisnu juga menuturkan, ketertarikannya didunia tarik suara berawal dari dirinya saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Saat ini dia sering mekidung. Kemudian menginjak SMP, dia mulai merambah ke musik pop Bali dan sering didaulat tampil di acara-acara bazar dan acara pernikahan.

“Masuk dapur rekaman pertama di tahun 2003. Sudah banyak lagu yang saya bawakan, baik dari ciptaan orang lain maupun ciptaan saya sendiri. Tapi yang buming ya itu tadi, Janda Melengis diproduksi Aneka Record,” ujarnya.

Adi Wisnu menambahkan, untuk promo single teranyar bertajuk “Saat Cinta Dianggap Dosa” dirinya menyediakan dorprise 100 baju kaos Saat Cinta Dianggap Dosa. Syaratnya share single terbaru dari Adi Wisnu dengan Tag minimal 50 akun.(dewa darmada)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: