1
Kam. Sep 24th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

DUA PECATAN POLISI PIMPIN MAFIA NARKOBA DI BULELENG, DIBEKUK SATRNAKOBA

3 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Satnarkoba Polres Buleleng kali ini berhasil melakukan tangkapan massal. Hebohnya lagi, tangkapan massal kali ini menyasar para jaringan mafia Narkoba di Bali Utara itu.

Sekitar 10 orang pemadat yang diduga kuat sebagai anggota jaringan mafia Narkoba yang terlibat dalam penyalahguna dan peredaran narkotika golongan I jenis shabu-shabu, dibekuk Satnarkoba Buleleng.

Dari 10 pemadat yang ditangkap secara terpisah pada 7 tempat kejadian perkara (TKP) tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba juga mengamankan sejumlah barang bukti yaitu uang, alat isap dan sabu-sabu dengan total berat 5,68 gram netto.

“Bersama 10 orang terduga pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba yang ditangkap secara terpisah pada tujuh tempat kejadian perkara, kita juga mengamankan 5,68 gram sabu-sabu sebagai barang bukti, Mereka ini kita tangkap di 7 TKP yang berbeda-beda,” jelas Kasatresnarkoba Polres Buleleng AKP I Made Derawi, Senin (20/7/2020), dalam jumpa pers di press room Mapolres Buleleng di Jalan Pramuka No 1 Singaraja.

Kasat Derawi memaparkan, tersangka berinisial I Ketut Agus Hendrayasa alias Agus, 37, mantan anggota Polri beralamat di Jalan Gempol No.48 Kelurahan Banyuning Barat Singaraja dan I Gede Yoga Sana alias Yoga, 29, beralamat Taman Giri Perum Gili Hill Permata IX No. 25, Lingkungan Menesa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupatan Badung, ditangkap Selasa (14/7/2020) di Jalan Jelantik Gingsir, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada.

“Kami menyita disitasebuah tas selempang warna hitam yang didalamnya terdapat 1 (satu) plastik plip digulung lakban hitam berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu dengan total berat 0,93 gram brutto(0,84 gram netto), dari kedua tersangka ini sebagai barang bukti,” beber Kasat Derawi didampingi Kasubbaghumas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, SH.

Baca Juga :  PERINGATAN HARI KELUARGA-PKK-KES BALI: NY PUTRI KOSTER AJAK PKK LAKUKAN KARYA NYATA

Tangkapan selanjutnya dilakukan Jumat (17/7/2020) di Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Tersangka yang ketangkap adalah Nyoman Sujana alias Malen, 48, asal dari Lingkungan Sukasada, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada. Dari tangan Malen, polisi menyita barang bukti berupa 1) potongan pipet plastik warna bening bergaris hijau putih yang stelah dibuka terdapat plastik plip didalamnya berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu dengan total berat 0,34 gram brutto (0,26 gram netto).

Namun, kata Kasat Derawi, sebelumnya tepat pada tanggal 10 Juni 2020, pukul 14.30 Wita pihaknya juga menangkap Komang Ardika alias Koming, 37, di sebuah kebun di Banjar Dinas Celukbuluh, Desa Kalibukbuk, Lovina. Koming ditangkap bersama Gede Agus Wirawan alias Gus Belanda, 44, tinggal dit Jalan Gunung Batukaru Singaraja, Kelurahan Liligundi, Singaraja. “Dari tangan kedua tersangka kita sita barang bukti potongan kertas plastik klip berisi butiran kristal bening yang diduga sabu dengan berat 1,03 gram brutto(0,9 gram netto),” sebut Kasat Derawi.

Aksi penangkapan massal terus berlanjut. Polisi kemudian menangkap tersangka Dewa Putu Budiatmika alias Dewa Blonot, 52, dari Banjar Dinas Satria, Desa Pelapuan, Kecamatan Bsuungbiu pada hari Senin (15/6/2020) di sebuah warung di Banjar Dinas Satria Desa Pelapuan. Dari tangan Dewa Blonot disita BB berupa 1 potongan pipet warna hijau yang didalamya terdapat plastik kecil yang berisi butiran kristal bening diduga shabu dengan berat 0,06 gram brutto (0,02 gram netto).

Baca Juga :  LAKALANTAS: KURANG HATI-HATI, FAJAR TABRAK PEKAK KETUT WARTA

“Tersangka I Nyoman Suarsana alias Jon, 55, mantan anggota Polri beralamat Banjar Dinas Petak, Kelurahan Astina Kecamatan Buleleng ditangkap Minggu (21/6/2020) pukul 17.30 Wita di Jalan Jelantik Gingsir, Lingkungan Bantangbanua, Keluharan Sukasada dengan barang bukti tiga paket SS dengan total berat 0,25 gram brutto,” ungkap Derawi.

Dua hari kemudian, tepatnya Selasa tanggal 23 Juni 2020, polisi mengejar mafia Narkoba di Kawasan Kelurahan Banyuasri. Alhasil polisi menangkap tersangka Putu Dodik Sucandra alias Dodik, 40, yang beralamat Jalan Sudirman Gang III Kelurahan Banyuasri, Singaraja dan I Gede Suitra Wijaya alias De Puk, 34, beralamat Jalan Pahlawan Gang VIII Kelurahan Banjar Tegal, Singaraja, di Jalan Srikandi Gang Pisang Desa Baktiseraga Singaraja dengan barang bukti 3 paket SS dengan total berat 0,97 gram brutto.

Terakhir, tersangka Wayan Sudiksa alias Ogoh, 32, dari Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, ditangkap Senin (29/ 6/2020) dipinggir Jalan Banjar Dinas Semadi Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng. Dari tangan Ogoh, sejumlah BB disita polisi berupa 2 paket SS dengan total berat 2,10 gram brutto.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *