BadungBeritaDaerah

Sampaikan Penguatan Karakter dan Tanggung Jawab WBP

Kakanwil Kemenkumham Bali Tutup Program Rehabilitasi pada Lapas Kerobokan

BADUNG, jarrakposbali.com | Kakanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Gun Gun Gunawan dan Plh. Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Dewa Gede Astara menggelar Kegiatan Upacara Penutupan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan. Bertempat di Lapangan I Gusti Ngurah Rai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Rabu (20/07/2022).

Pelaksanaan Kegiatan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan ini merupakan penutupan dari rangkaian Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Kerobokan yang dilakukan selama 6 (enam) bulan, dimulai dari tanggal 20 Februari 2022 sampai dengan 20 Juli 2022.

Adapun jumlah total peserta rehabilitasi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Kerobokan sebanyak 90 orang, terbagi atas Rehabilitasi Medis sebanyak 30 orang peserta dimana 30 orang peserta telah mengikuti seluruh kegiatan sampai akhir sedangkan Rehabilitasi Sosial sebanyak 60 orang peserta dimana 60 orang peserta telah mengikuti seluruh kegiatan sampai akhir.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Anggiat Napitupulu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BNN Provinsi Bali dan Kodim 1611/Badung atas pembinaan rehabilitasi dan pelatihan baris berbaris yang telah diberikan kepada peserta rehabilitasi.

Baca Juga :  Bupati Sedana Arta Menjadi Inspektur Upacara Serangkaian Hut ke 64 Provinsi Bali dan Hari Pramuka
  Jarrak Travel

“Rehabilitasi narkotika adalah cara untuk memulihkan pengguna agar terbebas dari ketergantungan narkotika dengan serangkaian upaya yang terkoordinasi dan terpadu, terdiri atas upaya-upaya medik, bimbingan mental, psikososial, keagamaan, konseling, pendidikan kesehatan dan latihan vokasional untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, kemandirian, dan menolong diri sendiri serta mencapai kemampuan fungsional sesuai dengan potensi yang dimiliki, baik fisik, mental, sosial, dan ekonomi”, terang Anggiat.

Anggiat berharap kegiatan rehabilitasi yang telah didapatkan para peserta dapat menjadi bagian dalam membentuk karakter warga binaan agar kelak bisa berbaur lagi dengan masyarakat luar.

“Saya harapkan peserta rehabilitasi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Kerobokan ini telah memiliki pengetahuan tentang cara mengatasi ketergantungan dan bahaya narkoba bagi kesehatan, sehingga dapat menularkan dan metransfer ilmu yang telah didapat saat mengikuti rehabilitasi ini ke WBP yang lain,” tutup Anggiat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen. Pol. Gde Sugianyar juga menyampaikan bahwa BNN hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Bali Menjadi Pagelaran Vespa World Day (VWD) 2022

“Saya harapkan betul-betul apa yang ditampilkan dalam upacara penutupan rehabilitasi ini menjadi internalisasi nilai-nilai untuk melawan keinginan memakai narkoba dan meningkatkan kemampuan kemandirian serta dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan bermasyarakat”, terang Sugianyar.

Selanjutnya, Upacara Penutupan Program Rehabilitasi dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta rehabilitasi pemasyarakatan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali didampingi Kepala BNN Provinsi Bali dan Kepala Divisi Pemasyarakatan kepada perwakilan Warga Binaan selaku peserta rehabilitasi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen. Pol. Gde Sugianyar, Komandan Distrik Militer 1611/Badung, Kolonel Inf Dodi Triyo Hadi, Koordinator Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Kepala Departemen/KSM Psikiatri Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Ketua Yayasan Cahaya Pemulihan Hati, Plt. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Denpasar dan Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Denpasar.(Tude).

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: