1 COVID-19: LAGI SATU PASIEN COVID DI BULELENG MENINGGAL DUNIA - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

COVID-19: LAGI SATU PASIEN COVID DI BULELENG MENINGGAL DUNIA

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Kabupaten Buleleng, Bali, benar-benar dalam situasi gawat. Ini menyusul terus berjatuhan korban meninggal dunia dikarenakan COVID-19.

Data yang diperoleh media ini dari Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Buleleng, disebutkan bahwa ada 1 pasien COVID-19 kembali meninggal dunia. Ini menambahkan daftar jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Bali Utara.

Empat probable (meninggal dunia sebelum hasil test swab keluar). Sementara pasien sembuh atau sudah tidak terinfeksi COVID-19 sebanyak 17 orang.

”Satu kasus meninggal dunia berasal dari Kecamatan Banjar, sementara empat kasus probable berasal dari Kecamatan Buleleng, Sawan dan Sukasada,” jelasp jurubicara GTPP COVID-19 Buleleng, Ketut Suweca, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga :  UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, KAMIS 17 SEPTEMBER 2020

Bagaimana kisah pasien yang meninggal itu? Suweca menguraikan bahwa 1 kasus meninggal dunia tersebut, warga Kecamatan Banjar, seorang laki-laki berumur 29 tahun, meninggal dunia Jumat (18/9/2020) dengan kronologis, pasien datang ke IGD RSUD Kabupaten Buleleng pada Minggu (6/9/2020) dengan keluhan nyeri ulu hati,mual, muntah sejak seminggu sebelumnya, batuk dan demam.

“Berdasarkan diagnose klinis dan hasil test swab positif, dokter penanggungjawab pasien (DPJP) menyatakan pasien meninggal akibat terinfeksi COVID-19 dengan Komorbid (penyakit penyerta) diabetis militus, B24 (virus HIV,red) dan CKD (Chronic Kidney Disease/gagal ginjal,red),” papar Suweca yang juga Kadiskominfosandi Kabupaten Buleleng itu.

Suweca yang dikenal sebagai pejabat tertutup alias tidak bisa bergaul dengan wartawan itu mengungkapkan, tim medis GTPP melaporkan 4 kasus probable dari Kecamatan Buleleng sebanyak 2 orang, Sawan 1 orang dan Sukasada 1 orang. Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 17 orang, berasal dari Kecamatan Buleleng 10 orang, Sawan 2 orang, Tejakula 1 orang, Seririt 3 orang dan Kecamatan Gerokgak 1 orang.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: HASIL TEST SWAB PERTAMA PASIEN MENINGGAL DI GIRI EMAS NEGATIF

Disebutkannya, kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 45 orang, dengan rincian RSUD Buleleng sebanyak 8 orang, RS Balimed 1 orang, RS Karya Dharma Usada 1 orang, RS Kerta Usada 7 orang, RS Shanti Graha 2 orang dan RSJ Bangli 1 orang. ”Sebanyak 25 orang isolasi mandiri,” pungkas Suweca.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *