1 ASET BMN JARINGAN AIR DARI KEMEN PUPR DIHIBAHKAN KE PEMKAB BULELENG - Jarrak Pos Bali
23 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

ASET BMN JARINGAN AIR DARI KEMEN PUPR DIHIBAHKAN KE PEMKAB BULELENG

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Bali, menyerahkan hibah asset Barang Milik Negara (BMN) jaringan air minum kepada Pemkab Buleleng, Bali.

Penyerahan hibah aset BMN tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana di Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan No 1 Singaraja, Senin (21/9/2020).

Agus didampingi Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha Balai PPW Bali, Ni Made Dwi Sulistia Budiari, Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, Putu Adiptha Eka Putra.

Ditemui usai penandatanganan, Dwi Sulistia Budiari selaku perwakilan Kepala Balai PPW Bali, menjelaskan BMN yang diserahkan adalah jaringan induk berukuran sedang di Dusun Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan dan di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula. Prosesnya saat ini sudah diselesaikan di Kementerian PUPR. Nilai dari BMN tersebut sebesar Rp17.000.000.000.

Baca Juga :  COVID-19: PEKAK ASAL TEJAKULA MENINGGAL DUNIA

“Ini sebenarnya proyek 2014-2017. Namun, proses administrasinya baru selesai tahun ini. Jaringan tersebut sudah dimanfaatkan oleh desa dan Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng,” jelasnya.

Dengan diserahterimakan BMN ini, diharapkan proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah pusat diserahkan ke pemerintah daerah untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat di desa. Dalam hal ini, bagaimana pelayanan air minum bisa diberikan secara maksimal untuk masyarakat. Nantinya, bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat di daerah. “Sehingga Kementerian sudah menjalankan fungsinya dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” harap Dwi Sulistia Budiari.

Sementara itu, Made Lestariana mengungkapkan penerimaan hibah ini berkaitan dengan Perumda Tirta Hita Buleleng. Mengingat, aset yang diserahkan adalah jaringan induk perpipaan hasil pengembangan dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Air Sanih. Aset BMN yang dihibahkan dimanfaatkan untuk pelanggan di Desa Kubutambahan dan Desa Bungkulan. “Aset BMN ini berkaitan dengan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  PARIWISATA TERSENYUM, BALI DAPAT HIBAH PARIWISATA RP 1,183 TRILIUN

Aset BMN ini direncanakan melayani sekitar 5.000 pelanggan. Baik pelanggan yang sudah ada dan penambahan pelanggan selanjutnya. Saat ini, sudah ada sekitar 4000an lebih pelanggan dan akan ditambah 500 lagi dengan jaringan induk perpipaan hasil hibah BMN. “Penambahan akan dilakukan dalam waktu setahun,” ujar Made Lestariana.

Disinggung mengenai debit air, Lestariana menambahkan aset BMN jaringan induk ini merupakan pengembangan dari SPAM Mata Air Sanih 2 dengan kapasitas 125 liter per detik. Dengan reservoir induk yang ada di Desa Bulian dan reservoir distribusi atau pembagi yang ada di enam desa. Salah satunya ada di Desa Kubutambahan dan Desa Bungkulan. “Yang dikembangkan adalah jaringan dengan reservoir di Desa Kubutambahan dan Desa Bungkulan,” pungkasnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *