1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

LOMBA KAH-WARUNG HIDUP: MAKODIM 1609/BULELENG THE CHAMPIONS

3 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Setelah melalui penilaian ketat dari tim juri atau tim evaluasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Bali, didampingi Kasdim 1609/Buleleng Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara, akhirnya menetapkan sang juara lomba Kebun Apotik Hdup dan Warung Hidup Kodim 1609/Buleleng.

Lomba ini diikuti 10 peserta di jajaran Kodim 1609/Buleleng yakni Koramil 1609-01/Buleleng menampilkan Tanaman Sawi; Koramil 1609-02/Kubutambahan, menghadirkan Tanaman Cabe Besar; Koramil 1690-03/Seririt dengan materi andalan Tanaman Cabe Kecil; Koramil 1609-04/Tejakula, menampilkan Tanaman Kol.

Kemudian Koramil 1609-05/Sukasada menampilkan materi berupa Tanaman Bawang; Koramil 1609-06/Banjar, menampilkan Tanaman Tomat; Koramil 1609-07/Busungbiu mengandalkan Tanaman Bayam; Koramil 1609-08/Gerokgak, dengan materi lomba Tanaman Kangkung; Koramil 1609-09/Sawan menghadirkan Tanaman Prey; serta Makodim menampilkan Tanaman Terong.

Melalui keputusan tim evaluasi yang dibacakan Sekretaris Distan Kabupaten Buleleng Ir. Made Leli Nuryantini, menetapkan Makodim Buleleng sebagai Juara I dengan nilai 99.4. Juara II diraih oleh Koramil 06/Banjar memperoleh nilai 85; sedang Koramil 04/Tejakula yang mengumpulkan nilai 83.3 merebut Juara III.

Sementara Juara IV jatuh ke tangan Koramil 01/Buleleng yang memperoleh nilai 82; disusul Juara V direbut oleh Koramil 07/Busungbiu dengan memperoleh nilai 81.8; dan Juara IV jatuh ke dalam genggaman Koramil 09/Sawan dengan nilai 80.4.

Penilaian atau lomba yang digelar Jumat (21/2/2020) pagi itu dipusatkan rumah jabatn Dandim 1609/Buleleng, Jalan Gusti Ngurah Rai, Singaraja dan dihadiri berbagai pejabat penting di Buleleng seperti Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Ir. I Made Sumiarta beserta staf yang didampingi oleh Kasdim 1609/Buleleng, Mayor Kav. I Nyoman Arya Jayantara, dan dihadiri sekitar 70 orang.

Baca Juga :  CEO TOYA DEVASYA, AYU: “NEW NORMAL ERA BARU BAGI DUNIA PARIWISATA”

Suasana pagi itu di rumah jabatan Dandim 1609/Bulelen menjadi sangat ramai karena dipenuhi tamu undangan dan para peserta lomba dari sembilan Koramil di jajaran Kodim 1609/Buleleng, serta tim Makodim 1609/Buleleng sendiri.
Hadir pula Ketua Cabang Persit KCK Cabang XXXII Kodim 1609/Buleleng, Nyonya Windra Lisrianto; Sekretaris Distan Ir. Made Leli Nuryantini; Kabid Holtikultura Gede Subudi, SP; Kabid Penyuluhan Drh. Ni luh Prima Diantariwati; Penyuluh Pertanian Madya, Ir. Ni Putu Suastini, M.Si; Dinas Ketahanan Pangan Ketut Sutena, SP; serta Ibu-ibu pengurus dan anggota Persit KCK Cabang XXXII Kodim 1609/Buleleng.

Kasdim 1609/Buleleng Jayantara yang mewakili Dandim 1609/Buleleng, menyatakan, “Kebun apotek hidup dan warung hidup di KCK Cabang XXXII Kodim 1609/Buleleng ini adalah inisiatif dari Komandan Kodim 1609/Buleleng untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada.”

“Saya mengharapkan agar kolaborasi antara Distan Kabupaten Buleleng dengan Kodim 1609/Buleleng tetap terus berlanjut bukan hanya sampai disini. Program (KRPL) Kawasan Rumah Pangan Lestari kita mengacu pada Dinas Pertanian, dulu kita sebenarnya punya program zamannya kelor, setiap rumah harus ada kelor sekarangpun kalau ada tanaman kelor, jangan ditebang karena itu banyak bermanfaat untuk kita semua,” jelas Jayantara.

Baca Juga :  BALI SEGERA MILIKI JALAN TOL, TAHUN 2021 JALAN TOL DENPASAR-GILIMANUK DIBANGUN

Apa kata Kadis Pertanian Kabupaten Buleleng, Ir. I Made Sumiarta? “Kemarin sebelum hari raya Galungan Bapak Wakil Bupati berkunjung ke Dinas Pertanian membicarakan masalah bagaimana integrasi antara Kodim 1609/Buleleng dengan Distan ke depan. Pada kesempatan ini juga saya sampaikan bahwa kami juga dari Distan sudah melakukan kolaborasi dengan Polri dalam rangka membuat bagaimana Buleleng ini bisa terintegrasi dalam bidang pertanian dan kami juga memfasilitasi Polres waktu ada kegiatan lomba, dengan stan dari seluruh Bali dan Buleleng mendapat juara 1,” ujar Kadistan Sumiarta.

Kata dia, “Suka tidak suka suatu saat nanti kita pasti akan kembali ke ibu pertiwi, artinya kita lestarikan alam ini dengan bercocok tanam karena di Bali khususnya, tanahnya subur siapa lagi kalau bukan kita yang melestarikan dan memanfaatkannya.”

Sumiarta berharap kolaborasi yang telah terjalini terus berlanjut sehingga hasilnya bisa bermanfaatkan bagi masyarakat umum. “ Saya berharap kolaborasi kita jangan sampai hanya disaat ada kegiatan seperti ini namun kedepan kami dari Distan beserta jajaran didalamnya siap untuk bekerja bersama, kami welcome karena jabatan hanya titipan, disini ada ibu Sekdis, ada Kabid hortikultura, ibu Swastini yang menangani tanaman obat, ibu Prima Kabid Penyuluhan, intinya kami siap membantu dan berkolaborasi terkait pertanian dengan jajaran Kodim Buleleng,” janji Sumiarta.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *