1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

DINILAI LAWAN DPP, KADER NASDEM BALI DESAK DPP COPOT GUNASTAWA

3 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Ternyata IB Oka Gunastawa tidak mau menyerah begitu saja. Kendati Gunastawa sudah tidak berkuasa lagi sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Bali setelah DPP NasDem menunjuk PLt Ibu Jeannette Sudjunadi, Ketua DPP bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan sejak Februari 2020 lalu.

Gunastawa malah menggelar Rapat Pleno Diperluas Minggu (21/6/2020) pukul 10.00 wita di Warung Bendega Reno, Denpasar.

Ironisnya, dalam wawancara dengan wartawan, Gunastawa dengan rasa percaya diri menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada SK Plt Ketua DPW Partai NasDem Bali. Ia malah mengklaim bahwa dirinya menggelar rapat restrukturisasi pengurus atas petunjuk Jeannette.

Menariknya, Gunastawa mengklaim bahwa Ibu janet mencari data kembali dan menyatakan Ketua DPW NasDem Bali masih menjabat. Gunastawa juga mengklaim bahwa setelah COVID-19 pada tanggal 8 Juni lalu ia dipanggil DPP dan dia diminta membenahi DPW. “Sampai hari ini tidak ada SK lain selain SK lama dan cukup penugasan lisan,” klaim Gunastawa sambil menyatakan bahwa Gunastawa mengaku tidak ada SK Plt Bu Janet.

Sementara kubu DPW NasDem “sah” versi Plt Ketua DPW Nasdem Bali, Jeannette menggelar rapat serupa di Istana Taman Jepun, Jalan Hayam Wuruk 104H Denpasar Agenda : Penyegaran dan penguatan Struktur DPW dan DPD se-Bali Pakaian, pukul 11.00 wita. Pengurus DPP NasDem yang hadir adalah Ni Luh Jelantik.

Baca Juga :  ANTISIPASI VIRUS CORONA: IMIGRASI SINGARAJA WARNING PLTU CELUKAN BAWANG

Nah, ulah Gunastawa membuat para kader NasDem Bali bereaksi keras. Karena tindakan Gunastawa yang mengklaim diri masih sebagai Ketua DPW Partai NasDem Bali dinilai telah melecehkan DPP Partai NasDem.

“Pẩra kader Násdem Bali mendesak DPP Násdem agar mểrecall Oka Gunastawa karena melanggar AD/ẢRT Pẩrtai. Dengan menggelar rapat tandingan dengan surat undangan yang tidak jelas, itu benar-benar Tindakan melawan DPP dan menghina DPP NasDem. Kami mendesak DPP copot Gunastawa,” tandas Nyoman Tirtawan, kader NasDem yang mantan vokalis DPRD Bali periode 2014-2019 itu.

Tirtawan dan teman-temannya mendesak DPP NasDem agar segera mengadili Gunastawa sesuai AD/ART Partai NasDem. “Gunastawa telah melakukan banyak pelanggaran, di antaranya tidak pẻrnah mempertanggungjawabkan keuangan pẩrtai yang bérsumber dảri sumbangan pẩra kader dan banpol,” urai Tirtawan.

Bukan hanya itu, Tirtawa dan kader-kader NasDem loyalis DPP Nasdem itu menilai, “Ulah Gunastawa itu merusak nama partai dengan membuat surat undangan bodong (tanpa ttd ketua – sekretaris), gagal menambah kursi DPRD TK 1 & DPR RI meski punya Bupati & walkot dan dikalahkan oleh partai yang tidak punya Bupati & walkot,” tandas Tirtawan lagi.

Baca Juga :  BANGKAI BABI BAU MENYENGAT, PEMKAB BULELENG TEGUR MANAJEMEN PT ABS

Satu Tindakan Gunastawa yang dinilai sangat tidak etis dan melecehkan DPP NasDem bahwa Gunastawa mengaku hingga saat ini tidak pernga ada SK Plt Ketua DPW NasDem Bali. “Waketum jelas sebut plt bu Jeannette. Kok berani melawan DPP?

Padahal Sabtu (20/6/2020) sore, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad M. Ali menyatakan Partai NasDem sangat menghargai suara-suara kader dan memandangnya sebagai aset partai. Ketua Fraksi NasDem DPR RI periode 2019-2024 itu menyebut persoalan di tubuh DPW NasDem Bali telah menjadi atensi DPP.

“Beberapa bulan lalu beberapa kader NasDem Bali sempat menumpahkan kekecewaan terhadap kepemimpinan Gus Oka. Kekecewaan disampaikan lewat beberapa media, surat, dan lain-lain. Menyikapi hal tersebut, DPP NasDem telah melakukan mediasi. Ketua Umum Bapak Surya Paloh memutuskan untuk melakukan penyegaran kepengurusan di Bali. Kemudian menunjuk Ibu Janet sebagai plt di Bali dan melakukan konsolidasi,” ucap politisi asal Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *