1
Rab. Sep 23rd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

FINAL LIGA EROPA: SEVILLA JUARA

2 min read

COLOGNE-JARRAKPOSBALI.COM – Sevilla mengukuhkan diri sebagai raja Liga Eropa. Untuk keenam kalinya, klub asal Spanyol itu merebut piala Liga Eropa.

Teranyar, Sabtu (22/8/2020) dinihari, Sevilla mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2 di Stadion RheinEnergie di Cologne, Jerman.

Gol-gol Sevilla tercipta melalui kaki Luuk de Jong, dua gol, dan satu gol dari Diego Carlos. Sedangkan gol-gol Inter Milan dari kaki Romelu Lukaku dan Diego Godin.

Melansir Gila Bola, nasib Inter Milan memang cukup malang. Melawan dengan gagah berani, menyusul skor 2-2 tapi harus kalah 3-2 jelang pertandingan final Liga Europa ini berakhir.

Menariknya, tiga dari lima gol pada hasil final Liga Europa Sevilla vs Inter Milan terjadi melalui sundulan kepala, selain satu dari titik penalti yang sedikit kontroversial. Tapi gol terakhir adalah yang paling menentukan dan dicetak oleh pemain yang tadi membuat Sevilla kebobolan lebih dulu.

Inter membuka skor lebih dulu pada menit keenam melalui tendangan penalti setelah Romelu Lukaku dijatuhkan di dalam kotak oleh Diego Carlos. Pemain Belgia itu langsung menjadi algojo dan berhasil menjebol gawang Sevilla, 1-0!

Baca Juga :  PENGHARGAAN: FORUM ANAK DAERAH BULELENG RAIH DAFA AWARD 2020

Setelah tertinggal dengan gol Lukaku, Sevilla bangkit dan menekan daerah pertahanan Inter. Serangan demi serangan dilakukan dan hanya dalam waktu 6 menit saja berhasil membalaskan skor 1-1 dengan satu kirim umpan lambung dari sisi kanan oleh Jesus Navas berhasil ditanduk dalam posisi rendah oleh Luuk de Jong.

Pada menit 33 terjadilah gol header paling indah dalam pertandingan final Liga Europa malam ini. Dari sebuah situasi bola mati, Ever Banega mengirimkan bola lambung jauh ke tiang jauh dan ada Luuk de Jong di sana menanduk bola ke tiang lain gawang. Kiper Intern Samir Handanovic coba menjangkau bola tapi sangat jauh. Sevilla berbalik unggul, 2-1.

Inter pun tidak mau dipermalukan. Tim asal kota mode, Milan itu, membombardir pertahananSevilla dan berhasil menyamakan skor 2-2 hanya dalam waktu dua menit saja. Kali ini berawal dari sebuah tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Persis seperti gaya de Jong tadi, kali ini Diego Godin menyundul bola ke tiang dekat dan mengagalkan usaha Yassine Bounou.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: 14 ODP DAN 4 PDP KINI DIISOLASIKAN DI RSP GIRI EMAS

Sayang, tempo permain di di babak kedua malah lamban. Hanya ada satu pertambahan shot on goal untuk masing-masing tim. Berbeda jauh dibandingkan paruh pertama laga di RheinEnergieStadion di Cologne, Jerman ini.

Mendadak pada menit 74 anak-anak Julen Lopetegui berbalik unggul melalui sebuah bola liar yang memantul di dalam kotak penalti Inter. Diego Carlos yang tadi menjadi penyebab penalti Lukaku pada babak pertama, melakukan overhead kick atau tendangan salto dan bola memantul di tubuh Lukaku sebelum masuk menjadi gol ketiga Sevilla malam ini dan Sevilla unggul 3-2, sekaligus juara untuk keenam kali dan mencatat diri sebagai spesialis Juara Liga Eropa. Proficiat?

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *