Berita

Astungkare, Pura Jagatnatha Segera Punya Kori Pemedalan Agung yang Megah dan Indah

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Pembamgunan Kori Pemedalan Agung Pura Jagatnatha, Jembrana sudah mulai dikerjakan. Proyek ini dianggarkan senilai Rp 5 milyar.

Mengawali pembangunannya, Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba, meletakan batu pertama pada Kamis 18 Agustus 2022 lalu.

Menurut Gubernur Koster, pembangunannya akan dibuat megah dan indah serta diharapkan bisa menjadi ikon baru di bumi Makepung, Jembrana.

“Ini harus dibuat megah dan indah karena lokasinya di pinggir jalan raya utama. Jadi orang yang melintas bisa terkesan melihatnya berada di Jembrana,” ujar Koster.

Lanjut Koster, penataan kota sangat penting karena akan memberikan kesan yang sangat baik ketika datang ke Jembrana. Terlebih lagi Jembrana menjadi pintu masuk bagian barat Bali.

“Nanti kita akan pikirkan juga ketika ada tol. Nanti di Gilimanuk akan ditata karena menjadi wajah Bali itu menandakan inilah Bali. Agar mereka yang masuk Bali merasakannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus Aktif Tinggal 0,52 Persen, Sebanyak 53 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar.
  Jarrak Travel

Dia menegaskan, agar pengerjaan Kori Pemedalam Agung Pura Jaganatha Jembrana ini dilakukan sesuai target waktu dan dikerjakan dengan baik.

Untuk diketahui, proyek yang dianggarkan dengan anggaran BKK Provinsi senilai Rp 5 Miliar ini juga akan melakukan rehab di sejumlah bangunan pura. Terutama pada bagian atap bangunan yang sudah kondisi rusak.

Kabid Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Ida Bagus Biksa menjelaskan, proses pembongkara penyawangan pura (bangunan palinggih di parkir) telah dilaksanakan mulai Sabtu, 13 Agustus 2022 lalu. Proses pembongkara penyawangan pura juga telah diiringi dengan proses penuntunan ke arah timur.

Dia melanjutkan, untuk penyawangan pura nantinya direncanakan pada sisi timur. Sehingga areal parkir depan akan menjadi lebih luas. Kemudian selain pembangunan kori pemedlan agung, juga ada belasan item yang direhab.

Baca Juga :  DPPKBPPPA Buleleng Programkan Hidup Berencana Itu Keren

“Kalau tidak salah ada 12 item yang direhab. Itu seperti bale gong, bale paruman dab lainnya. Intinya lebih banyak perbaikan pada atap karena banyak kondisinya rusak. Termasuk juga bale kulkul yang atapnya sudah rusak,” jelasnya.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: