1 Pasca Terbakar, Giliran Riders Bank BPD Bali Serbu Pura Goa Lawah - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

Pasca Terbakar, Giliran Riders Bank BPD Bali Serbu Pura Goa Lawah

3 min read

Klungkung, JARRAKPOS-Bali.com | Pasca musibah Kebakaran pelinggih di Pura Pucak Sari Goa Lawah, Klungkung yang terjadi tanggal 17 September 2019, giliran rombongan Riders Bank BPD Bali menyerbu membersihkan sampah di sekitar pura tersebut. Kedatangan mereka juga ingin langsung menyerahkan bantuan dana CSR (Corporate Social Reaponsibility) Bank BPD Bali, Minggu (22/9/2019) untuk memperbaiki pelinggih Pura Sad Kahyangan Jagad tersebut. Pada kesempatan itu, Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, SH.MH yang datang bersama rombongan Riders Bank BPD Bali disambut hangat Jero Bendesa Pesinggahan I Wayan Sujana, Bendesa Pura Goa Lawah Dr. Gede Bagus Darmayasa dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta.

Banker asal Desa Ungasan itu, mengatakan kehadiran Bank BPD Bali bersama seluruh jajaran direksi itu, serangkaian kegiatan Gerakan Bersama Bersih-Bersih Lingkungan yang merupakan kelanjutan dari Program Bank BPD Bali untuk mensukseskan Program Gubernur Koster yakni Bali Resik Sampah Plastik. Saat itu Sudharma juga menegaskan, Bank BPD Bali dengan program tanggung jawab sosial dan lingkungan kali ini menyalurkan tiga buah tempat sampah serta dana punia (CSR) untuk pembangunan bangunan pura yang terbakar sebesar Rp100 juta. Diharapkan dana yang diserahkan bisa membantu mempercepat program perbaikan, mengingat pura tersebut bagian dari Pura Sad Kahyangan Jagad Goa Lawah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen untuk memberikan laporan perkembangan Bank BPD Bali kepada pemegang saham dalam hal ini Pemkab Klungkung yang diwakilkan Wakil Bupati Made Kasta. “Semoga punia yang dihaturkan bisa membantu mempercepat proses perbaikan. Ini sekaligus laporan kepada Bapak Bupati bahwa kinerja Bank BPD Bali cukup positif. Kedepan dari sumber laba akan digunakan untuk CSR. Khusus untuk musibah yang terjadi kita alokasikan dari dana untuk bencana karena kejadian ini tidak kita harapkan terjadi. Mengenai tahapan pembangunan sudah kita kordinasikan. Sehingga paling tidak bantuan yang kita berikan mempercepat proses perbaikan pura,” jelasnya seraya menyebut pihak pengempon pura juga memiliki rekening Bank BPD Bali.

Baca Juga :  DIMENSI SOSIAL KOMUNITAS MOBIL VW DI BALI

Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung Made Kasta mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Bank BPD Bali untuk mendukung proses perbaikan pura. Terlebih penyerahan bantuan juga dikawal Komunitas Riders Bank BPD Bali yang selalu menunjukkan aksi nyatanya dalam ikut menjaga keajegan Bali dalam mewujudkan Bali Green and Clean. “Kami dari pemerintah mengucapkan terimakasih atas bantuan CSR Bank BPD Bali. Kedepan bantuan CSR juga kita harapkan bisa terus diberikan dalam menggeliatkan sektor ekononi rakyat. Kita tau semua perusahaan memiliki CSR namun untuk ini (bantuan pura, red) baru dari Bank BPD Bali. Sehingga kita dari pemerintah juga menyiapkan,” ujar Made Kasta.

Bendesa Pura Goa Lawah Dr. Gede Bagus Darmayasa mengatakan, musibah yang terjadi tanggal 17 Septemnber 2019 pada siang hari tersebut menghanguskan beberapa bangunan dan pelinggih sehingga diperkirakan kerugian fisik yang ditimbulkan sekitar Rp750 juta. Sebagai bagian dari Padma Bhuana (Pura Sad Kahyangan) dijelaskannya, pasca kebakaran langsung dilakukan upaya pembersihan dan diputuskan untuk segera dibangun kembali. Mengawali pengerjaan akan dilaksanakan upacara mecaru dan meprelina tanggal 22 September 2019. Dengan bantuan CSR dari Bank BPD Bali kini telah terkumpul total punia lebih dari Rp200 juta dari seluruh umat.

Baca Juga :  DIMENSI SOSIAL KOMUNITAS MOBIL VW DI BALI

“Di Medsos banyak menanyakan karena pura persis di atas Pura Goa Lawah. Punia mulai masuk, kebetulan rekening kita dari awal ternasuk untuk sesari semua kita tempatkan di Bank BPD Bali. Hingga hari ini mungkin sudah Rp200 juta lebih yang terkumpul. Partisipasi krama kita apresiasi karena bukan kita tidak membutuhkan APBD karena proses dan regulasi panjang kita maklum. Persiapan untuk pembangunan sudah tiang arahkan arsitek agar pesan langsung ada piasan, pengaruman, pelinggih dua termasuk gelung kori dan piasan pemangku. Estimasi sekitar Rp750 diluar upakara. Mudah-mudahan target tiang dua bulan harus kelar. Saya sampaikan kearsitek jangan mesan di satu tempat, dibagi supaya nanti lebih cepat dengan model yang sama. Mudah-mudahan berkat doa semua pembangunan berjakan lancar,” harapnya.

Lanjut menyampaikan bagi umat sedharma yang ingin berpartisipasi dan berpunia bisa mengirimkan bantuan melalui Bank BPD Bali dengan rekening No.012.02.22.009.036 atas nama Bendesa Pura Goa Lawah. eja/ama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *