Hukum dan Kriminal

Polsek Sidemen Bekuk Spesialis Pencuri Ayam.

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com | Tim Reserse Polsek Sidemen bekuk Spesialis pencuri ayam aduan dirumahnya tanpa perlawanan. Rabu, 22 September 2021.

Tindak pidana pencurian ayam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat 1 ke 5e KUHP, terjadi pada hari Minggu tanggal 19 September 2021 pukul 20.00 wita TKP persawahan yang berlokasi di Subak Klecing, (milik I Komang Sirta), Banjar Dinas Wangsean, Desa Wismakerta, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, berdasarkan Laporan Polisi Nomor:LP/B/09/IX/2021/SPKT/POLSEK SIDEMEN/POLRES KARANGASEM/POLDA BALI, tanggal 21 September 2021.

Korban yang juga sebagai Pelapor bernama I Wayan Wirawan (22), Hindu, yang beralamat Banjar Dinas Wangsean, Desa Wisma Kerta, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem.

Pelaku pencurian ayam berinisial I Wayan S (56) laki-laki, yang kesehariannya bekerja sebagai petani, Hindu, Bali yang beralamat di Kecamatan Sidemen

Menurut keterangan pelapor bahwa pada hari Senin tanggal 20 September 2021 sekira pukul 05.30 wita, Orang Tua Pelapor atas nama I Komang Sirta (Saksi 1) pergi ke sawah, sesampainya di Sawah, Saksi 1 kemudian membuka Pintu Gubuk, setelah membuka pintu Gubuk tersebut, Saksi 1 tidak menemukan atau melihat ayam yang berada dalam sangkarnya. Setelah itu Saksi 1 pulang ke rumahnya dan memberitahukan hal tersebut kepada Pelapor/Korban. I Wayan Wirawan kemudian bergegas pergi ke pasar Galiran Klungkung untuk mengecek dan mencari ayamnya yang hilang tersebut.

Baca Juga :  Petugas Lapas Kelas IIB Meulaboh Gagalkan Sabu, aket Sabun 

Sesampainya di Pasar Galiran Klungkung, Pelapor/Korban menemukan ayamnya yang hilang sebanyak 2 ( dua ) ekor berjenis Pejantan warna Putih dan Merah pada seorang pedagang ayam yang tidak diketahui namanya. Pelapor kemudian membeli lagi ayamnya itu dari pedagang ayam yang tidak dikenal tersebut dan Pelapor bertanya kepada pedagang ayam tersebut terkait dengan ciri-ciri dari penjual ayam yang sebelumnya telah menjual ayamnya.

Pedagang ayam mengatakan kalau ciri-ciri dari penjual ayam yaitu berbadan kurus dan mengendarai sepeda motor supra, setelah mengetahui ciri-ciri dari penjual ayamnya itu, Pelapor kemudian bergegas pulang serta membawa ayamnya yang telah dibeli dan ditemukan tersebut. Sesampainya di rumah, Pelapor kemudian menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Wisma Kerta Aiptu I Wayan Subagia bahwa pelapor telah kehilangan 10 (sepuluh) ekor ayam.

Baca Juga :  Kapolri Intruksikan Seluruh Kapolda Bentuk Kampung Tangguh Narkoba

Adapun jenis ayam yang hilang meliputi, Ayam pejantan/petarung sebanyak 4 (empat) ekor masing-masing 2 (dua) ekor warna hijau dan 2 (dua) ekor warna merah. Dan 6 (enam) ekor lainnya, masing masing warna putih 1 (satu) ekor, dan warna merah 5 (lima) ekor.

Atas kejadian tersebut, Korban/Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan melaporkannya ke Polsek Sidemen pada hari Selasa tanggal 21 September 2021. Kasus ini ditangani oleh Polsek Sidemen.

Ditempat terpisah Kapolsek Sidemen AKP I Nyoman Merta Kariana, SH.MH mengatakan, “kasus pencurian ayam sudah sering terjadi cuma selama ini tidak ada masyarakat yang melapor, sehingga kami pun tidak tahu bahwa adanya kasus pencurian ayam yang meresahkan masyarakat. Nah dengan kejadian ini kami bersama personil Reskrim dan dengan dibantu Bhabinkamtibmas Desa Wisma Kerta mendapat informasi yang akurat sehingga pelaku pencurian dengan mudah dapat kami bekuk tanpa perlawanan, “Pungkas Kapolsek Sidemen. /je

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: