1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

Alam ini ada Pembagian Ruang dan waktu

2 min read

22 oktober 2019

Jawa Tengah-JARRAKPOSBALI. COM-Kejadian TERSESATnya bus pariwisata sudiro tunggal jaya

*Kabar Genengharjo* Kejadian bis naas ponorogo “Sudiro tunggal Jaya” yang  tersesat di alas gunung tunggangan pada pukul 03.00 menyimpan banyak misteri pasalnya seperti diceritakan sang sopir.  Bis tersebut berangkat dr ponorogo yang sebelumnya sudah menurunkan penumpangnya. kemudian pukul 2.00 sopir bersama kenek kembali berangakat menuju baturetno.

Sesampainya  dipertigaan jatisrono sopir bis melihat ada plakat petunjuk arah jalan yang  bertuliskan Baturetno ke kiri sang sopir tersebut berfikir bahwa bis yang dikemudikan  sudah sampai di ngadirojo.

“bis yang saya kemudikan menuju baturetno sampainya di jatisrono tiba-tiba terlihat plakat BATURETNO kemudian saya belok kiri saya pikir saya sedang dipertigaan ngadirojo” tuturnya.

Baca Juga :  HOBI BAWA PUTU LILA JADI EKSPORTIR KERAJINAN PELEPAH PISANG

Lanjut sang sopir menceritakan sepanjang jalan jatisrono-
jatiroto sampai di jalan puncak tunggangan  sopir menuturkan jalan yang ia lewat tersebut terlihat lebar dan halus dan tidak trlihat  berbelokan  tajam. sang sopir baru menyadari dipuncak gunung tunggangan yaitu di tikungan pertama menuju arah tirtomoyo tepatnya sebelum tikungan seperti ada orang yang sedang menyebrang jalan “Astagfirullah kok dihutan ada orang sedang menyebrang
jalan kok tiba2 hilang” kemudian sopir membangunkan kernetnya dan alangkah kagetnya sopir menyadari jalan didepannya adalah jalan  yang sempit dan berbelokan tajam.

secara nalar matinya sebelum sampai di gunung tunggangan sudah tidak bisa melanjutkan perjalanan karena medan dan tikungan jalan yang terJal dan curam*

Baca Juga :  Megibung ala I Nengah Tamba Sh

Banyak masyarakat menaggapi beragam kejadian tersebut bahwa   bis tersebut mengalalami  kejadian mistis diluar logika nalar mustahil  bisa melewati hingga sampai di puncak gunung tunggangan.

Dari kejadian tersebut setelah diinvestigasi tidak terlihat ada bekas body bus mengalami benturan dengan pembatas jalan dan nyaris jalan yang dilewati tidak ada  bekas gesekan yang menimbulkan kerusakan dibagian depan maupun belakang badan bus.

Memang kita tdk sendiri dialam ini…
yg pastinya ada pembagian ruang dan waktu untuk penghuni Alam yg lainnya cerita langsung Sopir ke Penulis ini.

Penulis DG. Sena

Jarrakposbali. Com/I Gede Putu Sudiarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *