1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

MUTASI PEJABAT DI BULELENG: RIANG CAMAT BULELENG, GUSTRI JADI CAMAT SERIRIT, COK ADITYA KEMBALI KE KOTA

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Mutasi pejabat di Pemkab Buleleng Kamis (23/4/2020) pagi di Lody Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng Jalan Pahlawan No 1 Singaraja, Bali, juga menarik disimar di level bawah yakni Eselon III A.

Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka, SIP, yang sebelumnya bertarung ketat dengan Camat Buleleng Dody untuk memperebutkan kursi Kadisbud yang lowong, akhirnya ditarik ek Kota Singaraja. Riang mengganti Dody yang kini menjadi Kadisbud Buleleng, sebagai Camat Buleleng.

Sementara jabatan Camat Seririt yang ditinggalkan Riang Pustakan diisi oleh Nyoman Agus Tri Kartika Yuda, SIP, M.Si, yang sebelumnya KSB Dokumentasi Pimpinan pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Buleleng.

Baca Juga :  POLITIK: RAKORSUS PEMETAAN KERAWANAN PILKADA SERENTAK 2020

Sementara itu Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Banjar Cokorda Adithya Wiraputra Yudha, S.Sos, kembali ke Kota Singaraja. Cok Adithya sebelum ke Banjar sebagai KSB Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setkab Buleleng, diberi jabatan sebagai Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup.

Bupati PAS yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Buleleng meminta seluruh pimpinan SKPD di Lingkup Pemkab Buleleng agar menginstruksikan seluruh jajarannya untuk ikut mengidentifikasi beberapa Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng yang lolos dari pantauan. Beberapa PMI tersebut ada yang melakukan karantina mandiri setelah pulang dari luar negeri melalui bandara. Kemudian pulang ke Buleleng lepas dari pantauan.

Baca Juga :  COVID-19: KODIM 1626/BANGLI SWEEPING PELANGGAR PROKES DI JALUR KINTAMANI

Rencananya kedepan GTPP COVID-19 Buleleng akan melakukan rapid test besar-besaran khususnya terhadap PMI yang melakukan karantina mandiri di desa masing-masing. “Ini untuk adik-adik PMI yang kedatangannya 25 hari kebawah, jadi nanti setelah tanggal 30 April ini himbauan-himbauan yang sudah kita gariskan akan dipertegas lagi aturannya,” tandas Bupati Agus.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *