1 UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, KAMIS 23 JULI 2020 - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, KAMIS 23 JULI 2020

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Kamis (23/7/2020).

Seperti dilansir Humas Pemprov Bali dari Ketua Harian GTPP COVID-19 Bali Dewa Made Indra, jumlah kumulatif pasien positif 2.996 (bertambah 62 orang terdiri dari 61 transmisi lokal dan 1 PPDN).

Diungkapkan, jumlah pasien yang telah sembuh sampai hari ini sebanyak 2.252 (bertambah 74 orang terdiri dari 71 transmisi lokal dan 3 PPDN).

Ia mengungkapkan, kembali terjadi penambahan kasus meninggal sebanyak 2 orang sehingga sampai hari ini total pasien COVID-19 yang meninggal sebanyak 48 orang.

Baca Juga :  BANDARA BULELENG: LSM GENUS INGATKAN KEMBALI PEMBANGUNAN BANDARA

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 696 (terdiri dari 692 WNI dan 4 WNA).
Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 2.611 (terdiri dari 2599 WNI dan 12 WNA).

“Meskipun data kesembuhan pasien COVID-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” ujar Dewa Indra.

Baca Juga :  Tak Larang Eks Koruptor Maju Pilkada 2020, KPU Hanya Beri Imbauan

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” paparnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *