Berita

KKN PPM PNB 2022 DESA NYALIAN:

Regenerasi Potensi Desa Pasca Pandemi

KLUNGKUNG, jarrakposbali.com – Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) merupakan kegiatan intrakurikuler wajib bagi mahasiswa program sarjana terapan di Politeknik Negeri Bali. KKN PPM tahun ini dilaksanakan pada tanggal 7–20 Juli 2022 dengan mengusung tema “Membangun Negeri Dari Desa Pasca Pandemi”. Sebanyak 82 mahasiswa yang terdiri dari jurusan tata niaga (akuntansi, administrasi niaga, dan pariwisata) dan jurusan teknik (teknik mesin, teknik elektro, dan teknik sipil) mengikuti kegiatan KKN PPM yang berlokasi di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Kegiatan KKN ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara sistematis dalam program pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan KKN PPM PNB dimulai dengan acara pembukaan yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Nyalian. Acara pembukaan dihadiri oleh Perangkat Desa Nyalian, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PPM PNB, dan 82 mahasiswa yang melangsungkan KKN di Desa Nyalian. Dalam sambutannya, Kepala Desa Nyalian, Cokorda Gde Agung Mahaputra menyampaikan pesan kepada mahasiswa terkait potensi–potensi yang perlu dikembangkan dari Desa Nyalian, diantaranya terkait kesadaran masyarakat mengenai pemilahan sampah khususnya sampah residu, promosi Desa Wisata Nyalian, infrastruktur, dan potensi UMKM di Desa Nyalian. Sejalan dengan pernyataan tersebut, Dr. I Ketut Swardika, M.Si., selaku Dosen Pembimbing Lapangan Desa Nyalian menyampaikan kepada mahasiswa agar mampu membuat program kerja yang sesuai dengan potensi desa sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di Desa Nyalian.

Baca Juga :  PETAPA PENTINGNYA MANAGEMEN DALAM MENGELOLA PERUSAHAAN

Selanjutnya, I Kadek Endra Sutawan selaku Koordinator KKN PPM Desa Nyalian menyampaikan program kerja yang disusun untuk pelaksanaan KKN PPM di Desa Nyalian. Terdapat Program Kerja Utama (pembuatan Flipbook Mapping Desa Nyalian dan video promosi Desa Wisata), Program Kerja Pendukung (Penyuluhan Kebersihan Lingkungan dan Optimalisasi Digital Marketing UMKM, serta pembuatan plang penunjuk arah ke Tadah Uwuk), dan Program Kerja Tambahan (Kerja Bakti di Tadah Uwuk, Telabah Uma Anyar, dan Telabah Pemenang, Pembenahan Ruang Ganti di Tadah Uwuk, Pengadaan Tempat Sampah, Pengumpulan Informasi untuk Pengajuan Hak Paten dan Ijin Usaha UMKM, Pemasangan Banner Peduli Lingkungan, serta Mengecat Ulang Ikon Tadah Uwuk). Program kerja tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa yang dibagi menjadi beberapa bidang kerja yaitu Bidang Pengembangan Wisata Desa, Bidang Pengembangan Potensi SDM, Bidang Penyusunan Berkas, Bidang Pengembangan Lingkungan, Bidang Design, Publikasi, dan Dokumentasi, serta Bidang Pengembangan Infrastruktur. Masing-masing bidang melaksanakan job descnya masing-masing. “Setiap bidang melaksanakan job desc-nya sesuai dengan tanggal dan waktu yang telah ditentukan”, ucap Kadek Endra saat diwawancarai.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Targetkan Juli 2021, Anak Sekolah Usia 12-17 Tahun di Tabanan Semua Tervaksin

Dalam 12 hari pelaksanaan Program kerja KKN PPM PNB di Desa Nyalian, membawa dampak yang positif bagi desa maupun mahasiswa peserta KKN. “Kami sangat berterima kasih kepada Politeknik Negeri Bali karena telah memilih desa kami untuk melaksanakan program KKN ini. Jagalah nama baik Desa Nyalian dan semoga adik–adik mahasiswa sukses selalu” ujar Kepala Desa Nyalian, Cokorda Gde Agung Mahaputra.  (Jp)

  Jarrak Travel

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: