BangliBeritaDaerahPariwisata

Bupati Bangli Sedana Arta, Tampilkan Kintamani Sebagai Destinasi  Kunjungan Kelas Dunia

BANGLI, jarrakposbali.com | Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, selalu berinovasi dalam mengembangkan Pariwisata di Bangli khususnya yang ada di Daya Tarik Wisata Kintamani, hal tersebut di sampaikan dalam acara podcast dengan Founder Jarrak Media Group I Putu Sudiartana, di Rumah Jabatan Bupati Bangli, Minggu (24/4/2022).

Bupati  Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan dalam memajukan Pariwisata Bangli khususnya di Kintamani, dimana pada
Tahun 2009: Kawasan Kintamani telah ditetapkan sebagai salah satu Daya Tarik Wisata Khusus (KDTWK) dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali.

Dan Tahun 2011: Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 Kawasan Kintamani – Danau Batur dan sekitarnya ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Kawasan yang memilki fungsi utama pariwisata atau memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata nasional yang mempunyai pengaruh penting dalam berbagai aspek, seperti : pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, pemberdayaan sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup, serta pertahanan dan keamanan,”ujarnya.

Selanjutnya di Tahun 2012: Kawasan Kaldera Batur telah ditetapkan oleh Badan Dunia UNESCO sebagai bagian dari Global Geopark Network (GGN) saat Konferensi Geopark Eropa yang ke-11 pada tanggal 20 September 2012 di Auroca Geopark, Portugal.

Saat ini, GGN berada di bawah komisi keilmuan (Science) UNESCO Global Geopark (UGG). Geopark mencakup tiga hal yang saling terkait yaitu : (1) Konservasi/ perlindungan aspek geologis; (2) Edukasi, terhadap fenomena pembentukan muka bumi (geoscientific knowledge); (3) Geotourism, kegiatan geopark mampu menjadi stimulus aktivitas ekonomi bagi masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Gianyar Launching POSYANDU SEROJA AMAN
Banner Iklan Sariksa

Kemudian Tahun 2021: Berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 60 Tahun 2021 Tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional, Danau Batur termasuk ke dalam 15 Danau Prioritas Nasional.

Melihat begitu besarnya potensi Pariwisata yang dimiliki dan begitu Kompleksnya permasalahan di Kawasan Kintamani Pemkab Bangli memiliki berapa kiat khusus, yaitu:Perlu dibangun sinkronisasi kebijakan dan kolaborasi stakeholder pariwisata.

Diantaranya  Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten, pihak swasta, pelaku industri pariwisata dan masyarakat lokal, sehingga terbangun visi dan misi bersama untuk pembangunan kepariwisataan di Kintamani peninjauan kembali rencana induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA).

Khususnya penyusunan masterplan atau rencana induk pengembangan kawasan geopark Batur Penerapan strategi 4 A.

Baca Juga :  WEBINAR SERIES 4 IPB: WAGUB COK ACE YAKIN BALI JADI TERDEPAN DI INDONESIA

“Atractions: pengembangan dan penataan kemasan produk daya tarik dan atraksi wisata yang sejalan dengan trend pasar (seperti coffe shop, camping/glamping, hiking/trekking, fishing, canoing, dll) yang sejalan dengan konsep Pariwisata berkelanjutan,”ungkapnya.

Dalam pengembangan pembangunan diperlukan akses untuk  mempermudah akses secara luas.

“Accessibility: Pembangunan infrastruktur akses jalan raya dan transportasi yang menghubungkan antar DTW di Kabupaten Bangli ataupun dengan kawasan Pariwisata lainnya di Bali,” jelasnya.

Pengembangan fasilitas sebagai pendukung Daya Tarik Wisata (DTW), karena ini bagian terpenting.

“Amenities : Pengembangan fasilitas pendukung kepariwisataan seperti akomodasi, restauran, entrance gate dan e-tiketing, fasilitasi parkir, tourist information center, publik are dan fasilitas pedestrian,” jelasnya.

Kemudian didalam pelayanan dengan pembentukan sumber daya manusia (SDM), serta mengggali potensi Desa.

“Ancillary service : Penyediaan layanan tambahan bagi wisatawan dengan memberdayakan, Pokdarwis, Kelompok  dan komunitas masyarakat,” pungkasnya.(JP/Td).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: