1
Connect with us

Berita

POLITIK: GUNASTAWA SANGKAL PERNYATAAN WAKETUM DPP, SIMPATISAN DAN KADER NASDEM BALI RESAH

Published

on

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM –Partai NasDem Bali kini sedang dilanda “corona politik” dan terjadi kegaduan.

Setelah menggelar pertemuan oleh dua versi kubu yang berbeda di dua tempat yang berbeda pada waktu yang sama, kini para simpatisan dan kader Partai Nasdem Bali resah.

Kok bisa? Situasi gaduh ini dipicu oleh sikap dan pernyataan IB Oka Gunastawa. Pria yang sudah dicopot dari jabtaan Ketua DPW Partai Nasdem Bali dan digantikan oleh Jeannette Sudjundi sebagai Plt Ketua DPW NasDem Bali, itu secara terang-terang melawan DPP Partai NasDem. Buktinya, Gunastawa menyangkal pernyataan Waketum NasDem, Ahmad M. Ali yang menyatakan bahwa DPP NasDem menunjuk Jeannette Sudjundi sebagai Plt Ketua DPW NasDem Bali.

Akibatnya simpatisan NasDem Bali dan kader Partai Nasdem Bali resah. “Oka Gunastawa menyangkal pernyataan Waketum DPP Nasdem prihal keberadaan SK PLT DPW Bali. Secara etika Oka Gunastawa salah besar melawan atasan,” tandas sejumlah simpatisan Partai NasDem Bali asal Buleleng seperti Made Ardiawan, Nyoman Adnyana dan Putu Wirya, Rabu (24/6/2020)

Ardiawan dan kawan-kawan resah karena dua hal. Pertama DPP Partai NasDem sudah menunjuk Jeannette Sudjundi sebagai Plt Ketua DPW NasDem Bali, namun tidak diakui oleh Ok Gunastawa. Kedua, kendati sudah ada penunjukkan Jeannette Sudjundi sebagai Plt Ketua DPW NasDem Bali, namun hingga saat ini SK Plt Ketua DPW Partai NasDem Bali belum ada. “Namun secara birokrasi Oka Gunaswata benar karena SK PLT DPW Bali belum ada,” beber Ardiawan dan kawan-kawan.

Putu Wirya, simpatisan NasDemBali lainnya menyatakan bahwa secara hirarki himbauan Waketum DPP Partai NasDem M Ali itu benar dan wajar. Namun tidak bisa memperlihatkan bukti fisik SK Plt Ketua DPW NasDem Bali yang diatasnamakan Jeannette.

“Waketum Nasdem M.Ali secara hirarki menghimbau bawahan adalah sangat wajar dan benar,namun secara birokrasi Waketum Partai Nasdem tidak bisa menunjukan bukti berupa SK PLT DPW Bali yang disebut atas nama Jeannette atau Ibu Janet secara kongkrit,” ungkap Wirya dibenarkan Nyoman Adnyana secara terpisah.

Baca Juga :  Didampingi Isteri, TB Rahmad Sukendar Resmi Daftarkan Diri Sebagai Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan

Para kader dan simpatisan NasDem Bali berharap sikap DPP Partai NasDem yang jelas dan tegas terkait kekisruhan di tubuh DPW NasDem Bali. Mereka meminta DPP Partai NasDem jangan bermain di dua kaki sehingga menghancurkan NasDem di Bali yang saat ini bakal bertarung dalam beberapa Pilkda di Bali.

“Kekisruhan Partai Nasdem di saat adanya perhelatan Pilkada serentak di tengah pandemi corona menambah situasi perpolitikan Bali panas ditengah ekonomi rakyat lagi susah. Besar harapan para kader dan simpatisan Partai Nasdem agar situasi gaduh internal Partai Nasdem tidak membias dan mengganggu stabilitas perpolitikan,” tandas Wirya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi membalelo ala Gunastawa terhadap Waketum DPP NasDem itu disampaikan saat diwawancarai wartawan pada rapat DPW NasDem Bali versi Gunastawa, Minggu (21/6/2020) lalu. Gunastawa dengan rasa percaya diri menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada SK Plt Ketua DPW Partai NasDem Bali. Ia malah mengklaim bahwa dirinya menggelar rapat restrukturisasi pengurus atas petunjuk Jeannette.

Menariknya, Gunastawa mengklaim bahwa Ibu janet mencari data kembali dan menyatakan Ketua DPW NasDem Bali masih menjabat. Gunastawa juga mengklaim bahwa setelah COVID-19 pada tanggal 8 Juni lalu ia dipanggil DPP dan dia diminta membenahi DPW. “Sampai hari ini tidak ada SK lain selain SK lama dan cukup penugasan lisan,” klaim Gunastawa sambil menyatakan bahwa Gunastawa mengaku tidak ada SK Plt Bu Janet.

Sementara Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad M. Ali, Sabtu (20/6/2020) sore menyatakan, “Saya belum bisa mengkonfirmasi tentang kebenaran pernyataan itu (Gunastawa diangkat Kembali menjadi Ketua DPW NasDem Bali). Karena ini adalah partai besar, tentunya bila ada penunjukkan, maka harus berwujud surat; bukan pengakuan. Surat-surat, khususnya SK itu sebelum ke ketua umum saya juga harus menandatangani. Saya sempat tanya ke Sekretaris OKK, diakui belum pernah menerima surat itu. Sampai hari ini Sabtu (20/6) secara administrasi saya berani katakan, clear, bahwa belum ada surat pengangkatan daripada saudara Oka sebagai Ketua DPW NasDem Bali. Kami berharap kader-kader di Bali bisa tenang, tidak melakukan manufer-manufer yang pada akhirnya nanti akan mengkerdilkan partai NasDem sendiri,” pintanya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: TEGAS, APD HANYA UNTUK PENANGANAN PASIEN COVID-19

Menyikapi desas-desus perombakan kepengurusan NasDem di tingkat DPW dan DPD se-Bali, Ali berseru hal itu tidak bisa dilakukan oleh oknum yang belum sah diakui sesuai SK DPP. “Kalau yang mengusulkan (Oka Gunastawa, red) tidak ada SK-nya bagaimana bisa begitu? Sampai hari ini dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum DPP NasDem belum pernah menandatangani atau memparaf surat tentang hal tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, Ali mengimbau kepada seluruh kader NasDem di Bali untuk menjaga kondusifitas. Dia menyarankan agar komunikasi satu sama lain dilakukan. “DPP NasDem akan sangat memperhatikan dinamika yang ada. Jadi merespons suara-suara kader. DPP berharap NasDem semakin solid ke depan,” ulangnya sembari mengaku sekecil apapun reaksi kader akan ditanggapi. “Bali ini sudah ditangani langsung oleh Ketua Umum dan sudah diputuskan untuk mereposisi kepengurusan. Gus Oka sendiri sudah ditarik ke DPP,” ungkap mantan Ketua DPW NasDem Sulawesi Tengah itu.

Ali menekankan Partai NasDem diatur oleh mekanisme dan administrasi. Oleh sebab itu, penunjukkan lisan tidak bisa dipegang. “Itu bincang-bincang namanya. Yang berhak menunjuk Ketua DPW adalah Ketua Umum. Hanya satu orang yang memiliki mandat menunjuk ketua DPW. Itu adalah Ketua Umum. Jika seandainya Gus Oka ditunjuk kembali oleh ketum, biasanya ketum akan menyampaikan. Jika memang ada penunjukkan itu akan berlaku efektif setelah ketum mengeluarkan surat keputusan dari DPP NasDem,” pungkasnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

INGIN GAIRAHKAN BUDAYA LITERASI DI PKK, NY PUTRI KOSTER LAUNCHING BUKU ‘KATA HATINYA’

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster yang juga dikenal sebagai pegiat sastra, ingin menggairahkan budaya literasi puisi di kalangan PKK, termasuk generasi muda.

Untuk itu, Ny Putri Koster menggagas antologi buku puisi bertajuk “Kata Hatinya” yang di dalamnya berisi kumpulan karya sastra puisi dari seluruh pengurus TP PKK Provinsi Bali.

Hal tersebut disampaikan Putri Koster saat membuka acara launching buku ‘Kata Hatinya” yang dilakukan secara daring, bertempat di Jayasabha Denpasar, pada Selasa (11/8/2020).

Ny Putri Koster menyampaikan bahwa puisi yang dihasilkan oleh para pengurus PKK Provinsi tidak hanya bertujuan sekedar menampilkan tulisan kata-kata yang indah, namun lebih dari pada itu adalah memberikan edukasi kepada generasi muda terkait karya sastra atau literasi. “Sehingga karya sastra puisi tidak tenggelam begitu saja di tengah era globaliasi, melainkan makin menggeliat dan bergairah di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  PARIWISATA: BALI, THE BEST TOURISM DESTINATION OF THE WORLD, VERSI TRIPADVISOR

Wanita yang getol dalam pemajuan seni sastra ini menilai, puisi merupakan salah satu seni yang mampu mengasah rasa kepekaan dan memberi kebahagiaan batin bagi mereka yang menekuninya. Dengan menyalurkan hobi menulis puisi, Ny Putri Koster berharap secara psikis bisa berdampak positif bagi para orangtua yang menjadi ujung tombak dalam pembentukan karakter anak.

Lebih lanjut, Ny Putri Koster juga memberikan apresiasi kepada para pengurus PKK yang bukan merupakan sastrawan, namun bisa menghasilkan karya terbaik di tengah masa pandemi ini. Untuk itu, ia berharap hasil karya tersebut bisa menjadi inspirasi bagi seluruh PKK Kabupaten/Kota untuk mencurahkan isi hatinya ke dalam karya sastra puisi dan menularkan kepada anak-anak generasi muda di lingkungan terdekat guna mencurahkan isi hati dalam karya sastra.

Baca Juga :  KONGRES V PARTAI DEMOKRAT: AHY DIPILIH SECARA AKLAMASI, JADI KETUA UMUM 2020-2025

Dalam momentum ini, acara yang dirangkaikan dengan pembacaan puisi dari beberapa pengurus PKK Provinsi Bali juga diisi oleh suguhan materi dari para narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Dosen Sastra Inggris Universitas Mahasaraswati Denpasar Sri Rwa Jayanti dan pengarang dan pengelola Penerbit Buku Pustaka Bali Seni I Wayan Suardika.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

SEKPROV BALI DEWA INDRA BUKA KICK OFF MEETING IT SECURITY ASSESSMENT

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta agar ke depannya semua OPD di Provinsi Bali menguasai kinerja IT Security Assesment (ITSA) yang didukung oleh SDM sudah siap dengan penguasaan digitalisasi.

Hal ini disampaikan Dewa Indra saat membuka Kick Off IT Security Assessment (ITSA) yang dilaksanakan oleh Diskominfos Provinsi Bali bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), di Denpasar, Selasa (11/8/2020).

Sekprov Bali asa Pemaron Singaraja itu berharap dengan adanya ITSA ini semua aplikasi di Pemerintah Provinsi Bali dapat dijaga keamanannya agar sistem tidak mudah dimasuki oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

“Pemerintah Provinsi Bali melalui Reformasi Birokrasi beranjak dari sistem Pemerintahan Konvesional ke sistem digital, kedepannya meja meja di kantor harus bersih, tidak boleh ada lagi kertas-kertas berserakan di meja. Semua harus dilakukan dengan cara digital. Pemeriksaan juga harus berbasis elektronik,” ungkap Dewa Indra dalam sambutannya.

Kata dia, ITSA ini bertujuan untuk mengetahui celah keamanan serta kerentanan terhadap aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Bali, yang nantinya akan diterbitkan laporan pengujian dan rekomendasi untuk perbaikan lebih lanjut. Untuk itu jika nantinya ditemukan kerentanan dengan status critical oleh tim BSSN, diharapkan dapat segera diperbaiki oleh pengelola aplikasi tidak lebih dari 24 jam. Tim BSSN untuk kegiatan ITSA ini adalah dari Direktorat Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah BSSN dengan jumlah personil 3 orang. ITSA yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang tim BSSN akan melakukan pengujian terhadap 3 aplikasi pemprav Bali.

Baca Juga :  NYEPI DI TENGAH SERANGAN CORONA: BUPATI PAS AJAK MASYARAKAT PERKUAT CATUR BRATA PENYEPIAN

Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali Gede Pramana mengatakan, roadmap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Bali telah rampung di akhir Tahun 2019. Awal Tahun 2020 ini Pemprov Bali juga sudah membentuk tim SPBE yang saat ini beranggotakan programmer/software developer dan koordinatornya bekerjasama dengan Universitas Udayana.

“Tim ini diproyeksikan untuk mulai membangun sistem dan aplikasi secara mandiri sesuai dengan roadmap SPBE serta melakukan integrasi data dan penyempurnaan infrastruktur. Untuk itu tentunya selain membangun aplikasi dan infrastuktur, faktor keamanan data dan informasi menjadi hal yang krusial saat ini,” tandasnya.

Pramana mengaku gembira bahwa tim BSSN di sela-sela jadwal yang ketat dan situasi pandemi, akhirnya dapat memenuhi permintaan Pemprov Bali untuk segera melakukan ITSA walaupun jumlah aplikasi yang di uji hanya tiga. Pemerintah Provinsi Bali saat ini telah bekerjasama dengan BSSN terkait dengan pengamanan dokumen elektronik berupa penerapan sertifikat elektronik sebagai tanda tangan digital pada dokumen elektronik Pemprov Bali. Sertifikat elektronik ini diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN dan resmi mulai digunakan oleh Pemerintah Provinsi Bali dalam surat menyurat elektronik pada bulan Maret 2020. Melalui aplikasi e-Office Pemprov Bali saat ini seluruh dokumen elektronik sudah bertandatangan.

Baca Juga :  Didampingi Isteri, TB Rahmad Sukendar Resmi Daftarkan Diri Sebagai Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga melihat keseriusan Pemprov Bali dalam melihat keamanan sebagai sebuah isu utama yang perlu dipersiapkan dengan baik, untuk itu sebagai bentuk dorongan dan dukungan BSSN juga berencana menjadikan Provinsi Bali sebagai pusat kajian malware nasional yaitu tempat studi analisa serangan siber Indonesia.

Kegiatan ITSA ini akan berlangsung sampai dengan hari Jumat Tanggal 14 Agustus 2020. Diakhir acara kegiatan ini disampaikan laporan terkait hasil pengujian yang akan berisikan daftar kerentanan yang ditemukan, serta status kerentanan yang tergolong critical berupa status kerentanan yang sangat berbahaya dan jika tidak diperbaiki akan segera menimbulkan dampak negatif.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

INFO DEWAN: TANAH HPL DI PEJARAKAN JADI TEMUAN BPK RI

Published

on

By

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Ini kabar mengejutkan bagi Pemkab Buleleng, Bali. Tanah HPL di kawasan Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak menjadi temuan BPK RI.

Ini terungkap dalam rapat DPRD buleleng dengan eksekutif dengan agenda tindak lanjut LHP BPK, di Gedung DRPD buleleng, Jalan Veteran No 2 Singaraja, Selasa (11/8/2020) siang.

Masalah di Batu Ampar itu terkait Kerjasama Aset Kemitraan dengan pihak ketiga untuk Tanah HPL di Desa Pejarakan.

Secara keseluruhan ada 7 temuan BPK RI atas laporan keuangan Buleleng tahun anggaran 2019.

Selain Tanah HPL Pejarakan yang masih bermasalah, dua temuan BPK RI lain yang belum mampu diperbaiki Pemkab Buleleng adalah pengadaan Brave Tester dan Axle Load Mater di Dinas Perhubungan; dan Belanja Modal Tanah di SDN 3 Sidetapa yang sekarang sedang dalam proses pemecahan sertifikat.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Dra. Made Putri Nareni dengan dihari oleh masing-masing Ketua Komisi dan Ketua Fraksi DPRD Buleleng itu, Asisten III Ir. Nyoman Genep, MT, dalam pemaparannya menyatakan bahwa hasil audit BPK untuk anggaran tahun 2019 terdapat 7 temuan BPK sudah ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Pemprov Bali Kunjungi GGF, Siap Tanam 115 Hektar Pisang Mas Kirana di Jembrana

Saat ini 4 dari 7 temuan BPK sudah ditindaklanjuti dan dinilai sudah memenuhi rekomendasi BPK dan tiga temuan yang sudah ditindaklanjuti tetapi dinilai belum memenuhi rekomendasi BPK.

Genep menyebutkan, tiga temuan tersebut adalah Pengadaan Brake Tester dan Axle Load Mater di dinas Perhubungan; kedua Belanja Modal Tanah di SDN 3 Sidetapa sekarang sedang dalam proses pemecahan sertifikat; dan ketiga Kerjasama Aset Kemitraan dengan pihak ketiga untuk Tanah HPL di Desa Pejarakan.

“Tim saat ini sudah bekerja semaksimal mungkin untuk bisa menyelesaikan administrasi temuan BPK sehingga nantinya bisa memenuhi rekomendasi dari BPK,” ucap Genep.

Wakil Ketua DPRD Buleleng Dra. Made Putri Nareni dalam pembukaannya meminta Tim Tindaklanjut BPK untuk memaparkan sejauhmana SKPD sudah menindaklanjuti hasil pemeriksaan dari BPK untuk anggaran tahun 2019. Mengingat terdapat tujuh temuan BPK yang harus segera diselesaikan oleh Pemkab Buleleng sesuai hasil audit BPK.

Baca Juga :  PARIWISATA: BALI, THE BEST TOURISM DESTINATION OF THE WORLD, VERSI TRIPADVISOR

Anggota DPRD Wayan Masdana setelah mendengar penjelasan dari Tim Tindaklanjut BPK Kabupaten Buleleng meminta kepada eksekutif agar benar-benar bisa menyelesaikan temuan dari BPK. Masdana menambahkan, apa yang menjadi temuan di tahun 2019, tidak terjadi lagi pada tahun berikutnya. Selain itu, eksekutif diharapakan melaksanakan rekomendasi dari DPRD Buleleng seperti harga standar banten di lingkup Pemkab Buleleng dan juga ada beberapa fasilitas umum belum memiliki bersertifikat.

“Contoh di salah satu SD Negeri dan Puskesmas Desa Pakisan masih bersertifikat pribadi,” ungkap politisi PDIP itu. .

Hal sama disampaikan Wandira Adi anggota DPRD Komisi III. Kata politisi Golkar itu pemerintah daerah diharapkan lebih cermat dalam perencaanaan program/kegiatan sehingga dalam pelaksanaan tidak ditemukan permasalahan atau kendala yang pada akhirnya menjadi temuan BPK.

“Kami juga berharap agar dokumen hasil pelaksanaan tindaklanjut temuan BPK agar disampaikan ke DPRD,” tegas Wandira.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending