1 INFO DEWAN: SMK PARIWISATA BANYUATIS DIPROTES, KOMISI I DPRD BULELENG “TURUN GUNUNG” - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

INFO DEWAN: SMK PARIWISATA BANYUATIS DIPROTES, KOMISI I DPRD BULELENG “TURUN GUNUNG”

2 min read

BANYUATIS-JARRAKPOSBALI.COM – Keberadaan SMK Pariwisara Banyuatis, Kecamatan Banjar, terus mendapat pro-kontra dari masyarakat di Kawasan itu sendiri.

Beberapa waktu lalu ada pengaduan masyarakat tentang keberadaan SMK Parwisata di desa kaya itu. Karena SMK Pariwisata Banyuatis disinyalir menyalahi jalur hijau.

Nah, Jumat (24/7/2020), Komisi I DPRD Kabupaten Buleleng, Bali, yang dipimpin oleh Gede Odhy Busana, SH, kembali mengadakan kunjungan ke SMK Pariwisata Banyuatis bersama Dinas PUTR, Dinas PMPTSP, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng guna memastikan kelayakan serta kelengkapan izin bangunan dari sekolah tersebut.

Dalam paparannya, Kepala SMK Pariwisata Banyuatis, Nyoman Sri Handayani, menjelaskan bahwa pihaknya sudah memiliki izin, baik dari IMB maupun dokumen pendukung lainnya serta sudah dinyatakan layak dari berbagai aspek yang diperlukan sebagai sebuah sekolah. Dia juga menyampaikan bahwa terkait izin perluasan areal sekolah saat ini sudah di ajukan ke dinas terkait dan sedang dalam proses untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga :  INFO PERBATASAN RI-TIMOR LESTE: SATGAS YONIF R 142/KJ BAGI-BAGI BANTUAN SEMBAKO DI PERBATASAN

“Jadi kita dari pihak sekolah sudah lengkap semua izin-izinnya, kemudian terkait aduan tersebut setelah saya koordinasikan kepada perbekel menyatakan bahwa di desa sudah ditelusuri ternyata tidak ada nama yang bersangkutan yang melapor” bebernya.

Pernyataan Handayani dibenarkan oleh Perbekel Banyuatis Gede Muliartha. Ia mengatakan bahwa setelah adanya laporan tersebut, dirinya mengumpulkan seluruh kelian banjar dinas di Desa Banyuatis untuk menelusuri si pelapor dan hasilnya nihil.

“Jadi setelah adanya aduan tersebut saya langsung kumpulkan seluruh kadus di Banyuatis untuk menelusuri yang bersangkutan. Ternyata setelah ditelusuri ternyata tidak ada atas nama yang bersangkutan,” pungkasnya.
Bagaimana komentar Ketua Komisi I DPRD Buleleng Gede Odhy Busana? Politisi PDIP ini menyatakan, dirinya sudah menindaklanjuti dengan turun langsung ke lokasi untuk memastikan apakah benar sekolah ini melanggar jalur hijau seperti apa yang dilaporkan sebelumnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: WABUP KARANGASEM BAGI-BAGI SEMBAKO KEPADA PEMANGKU

Dia juga menyampaikan bahwa ini adalah tugas dari DPRD untuk tetap mengayomi dan menindak lanjuti aduan dari masyarakat, walaupun setelah dikoordinasikan ternyata nama yang bersangkutan memang tidak ada di Desa tersebut dan sekolah tersebut tidak melanggar jalur hijau seperti yang di laporkan sebelumnya.

“Terkait laporan mengenai pelanggaran jalur hijau ini, kami sudah datangkan dinas-dinas terkait untuk mengkaji dan memastikan apa memang benar sekolah ini melanggar jalur hijau. Setelah dikoordinasikan ternyata tidak ada pelanggaran karena dokumen-dokumen serta ijinnya lengkap, tadi juga disampaikan kalau sekolah ini sudah layak,” ujarnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *