Berita

Rekanan Revitalisasi Pasar Ubud Diputus Kontrak Kerja, LSM Jarrak Minta APH Menelusuri

DENPASAR, jarrakposbali.com ! Pemutusan kentrak kerja rekanan proyek revitalisasi pasar Ubud karena rekanan dianggap lalai atau tidak becus melaksanakan pekerjaan, LSM Jarrak menilai justru Pemkab Gianyar telah kecolongan.

Terlebih rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut adalah tergolong perusahan yang masuh daftar hitam dan ditetapkan bermasalah justru sehari setelah kontrak kerjasama ditandatangani.

“Ini aneh bin ganjil. Ada apa ini, ada apa dengan Pemkab Gianyar,? dan ada apa dengan ULP nya,? Ini harus diusut,” tegas Direktur LSM Jarrak Pusat Jhon Kelly, Minggu (24/7/2022)

Menurutnya, ULP dalam menjalan proses tender diduga tidak memahami tentang kenetuan tender, termasuk PPK tidak jeli memprefikasi perusahan pemenang lelalang sebelum membuat kontrak kerjasama, karena bisa meloloskan perusahan yang masuk daftar hitam.

Baca Juga :  Pemda Bangli Tebar Ribuan Benih Ikan Pada Hut Bangli ke 818

“Meskupun keputusan perusahan tersebut ditetapkan masuk daftar hitam sehari setelah penandatangan kontrak, tapi penetapan sebagai daftar hitam itu tentunya ada proses penelitian jauh hari sebelum ditetapkan. Ini ketidak pekaan PPK, tidak melihat rekam jejak perusahan yang mau berkontrak,” ujarnya.

Atau menurut Jhon Kelly, tidakkah pemutusan kontrak kerja tersebut karena ingin meloloskan perusahan tertentu untuk melanjutkan pekerjaan yang nilainya miliran rupiah tersebut.

  Jarrak Travel

Karena itu LSM Jarrak meminta pihak APH turun tangan menelusiri permasalahan ini, apakahan ada indikasi permainan yang melanggar hukum atau tidak. Mengingat proyek tersebut menggunakan dana dari keuangan negara, sehingga permasalahannya menjadi terang benderang.

Untuk diketahui, Pemkab Gianyar melalui Disperindag melakukan program reviralisasi pasar Ubud dengan anggaran Rp79 Miliar lebih. Proyek ini dibiayai dari DAK Kementerian Perdagangan RI sebesar Rp72 miliar lebih dan Dana Pendamping dari PAD Kabupaten Gianyar sebesar Rp7,1 miliar lebih.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: GILIRAN 7.409 SATGAS GOTONG ROYONG DESA ADAT TERIMA BANTUAN BERAS

Dari proses tender, PT. Citra Prasasti Konsorindo sebagai pemenang dan untuk selanjutnya berkontrak terhitung per 17 Mei 2022. Namun kemudian kontraknya diputus oleh Pemkab Gianyar sejak Jumat 19 Juli 2022 lalu lantaran progres kerja tindak menunjukan hasil yang singnifikan.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: