BeritaBulelengDaerahHukum dan Kriminal
Trending

Muatan Nyaris Tumpah, Tongkang Batu Bara Dikandaskan

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Karena kondisi muatan kapal yang nyaris tumpah ke laut, kapal tongkang batu bara dikandaskan di Pelabuhan Celukan Bawang.

Sebuah kapal tongkang yang mengangkut batu bara dari Pelabuhan Sangata, Kalimantan Timur; menuju Pelabuhan Celukan Bawang dikandaskan.

Diketahui bahwa kapal tersebut sudah kandas sejak tanggal 30 Juli 2022 lalu, setelah tiba di Pelabuhan Celukan Bawang pada tanggal 29 Juli 2022.

Kapal tongkang TBS 3301 itu bermuatan batu bara sebanyak 9.727 MT yang ditarik oleh TB. Rimau 33 Gt. 2222.

Muatan batu bara tersebut berasal dari PT. Kaltim Prima Coal yang dikirim kepada PT. General Energi Bali PLTU Celukan Bawang.

Sedangkan sebagai selaku Perusahan Bongkar Muat (PBM) yakni PT. Sentosa.

  Jarrak Travel

Miring dari wilayah Pulau Kangean

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, saat berada di sebelah barat daya Pulau Kangean kapal ini diterpa cuaca buruk.

Angin kencang dan ombak tinggi dari 2,5 sampai 3 meter mengantam kapal tongkang batu bara ini, pada tanggal 20 Juli 2022.

Baca Juga :  Pastikan Kesehatan Kuda Dokar Denpasar City Tour

Hal ini kemudian membuat muatan batu bara longsor ke sebelah kiri dan menyebabkan Kapal BG TBS 3301  itu sedikit miring ke kiri.

Mempertimbangkan jarak yang sudah dekat menuju jetty PLTU Celukan Bawang, kapal kemudian diputuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan.

Nahkoda Kapal TB. Rimau, M. Kemaludin; lalu menghubungi dan memberitahukan kepada operasional jetty PLTU Celukan Bawang.

Kapal kemudian berhasil tiba di Pelabuhan Celukan Bawang pada tanggal 29 Juli 2022 pukul 16.15 WITA, namun belum dilakukan proses bongkar muat.

Hal ini karena stok batu bara di PT. General Energy Bali PLTU Celukan Bawang masih penuh, sehingga kapal TB. Rimau melakukan lego jangkar.

Pemberitahuan terkait bongkar muat itu disampaikan agen PT. Baruna Yoga Utama, sehingga posisi kapal masih ada di jetty PLTU Celukan Bawang menunggu antrean bongkar muat.

Baca Juga :  Ngulah Pati: Diceraikan Istri, Ahmad Junaedi Gantung Diri

Namun, kondisi kapal malah semakin miring karena menunggu antrean untuk dapat melakukan bongkar muat.

Tindakan mengandaskan kapal kemudian diambil guna mencegah semakin tenggelamnya kapal dan mengantisipas tumpahnya batu bara ke laut.

Cegah muatan tumpah ke laut

Kapolsek Celukan Bawang, AKP Putu Edy Sukrayawan, S.H., M.H., menyampaikan, saat ini pihak telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Apalagi sampai saat ini belum juga bisa diambil tindakan berupa bongkat muat.

Sehingga semua pihak termasuk dengan PT. GEB PLTU diminta untuk segera mengambil langkah-langkah percepatan proses bongkar muat.

“Harapannya agar semua pihak yang terkait untuk segera melakukan tindakan mengatasi masalah tersebut, supaya batu bara tidak tumpah ke laut,” ujarnya.

“Kalau tidak cepat ditangani nantinya batu bara bisa tumpah kelaut dan dapat berakibat pencemaran lingkungan”, tegas AKP Edy. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: