1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: TRANSMISI LOKAL MENINGKAT, GTPP BULELENG MINTA MASYARAKAT PATUHI PPROTOKOL COVID-19

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Sejak berakhirnya masa karantina wilayah di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, akibat pandemi COVID-19, Pemkab Buleleng, Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Buleleng mengimbau masyarakat untuk lebih mematuhi Protokol Kesehatan.

Kebijakan pemerintah harus diikuti pula dengan kesadaran masyarakat. Semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, maka akan semakin mudah dalam memutus penularan COVID-19.

“Semua ahli dan seluruh pimpinan di daerah mengaharapkan Protokol Kesehatan COVID-19 dapat berjalan baik,” ungkap Sekretaris GTPP COVID-19 Buleleng dalam video conference bersama wartawan, Senin (25/5/2020) sore.

Baca Juga :  NEW NORMAL: DUA HARI BULELENG NOL PASIEN POSITIF, PASIEN SEMBUH BERTAMBAH

Suyasa mengatakan, jika terjadi transmisi lokal dan dinilai perkembangannya sangat signifikan, tentu Pemerintah akan mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan kebijakan karantina wilayah pada daerah tersebut. “Dari karantina pun memberikan dampak yang baik terhadap penurunan penyebaran Covid-19 seperti yang sudah terjadi di Desa Bondalem,” katanya.

Dari perkembangan Covid-19 di Buleleng, hingga hari ini jika ditemukannya kasus baru terjadi di sebuah desa yang ada di Buleleng maka akan segera dilakukan tracing terhadap yang kontak langsung.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: HORMATI PEMERINTAH DAN PARISADA, PAKISAN TAK GELAR PAWAI OGOH-OGOH

“Hingga hari ini, belum ditemukan kembali kasus yang sama dan serupa seperti yang sudah terjadi di Desa Bondalem,” sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng ini.

Selanjutnya, yang lebih penting diharapkan oleh GTTP Buleleng adalah bagaimana menanamkan kedisiplinan kepada seluruh masyarakat untuk patuh terhadap Protokol Kesehatan Covid-19. “Ini sangat penting sebagai upaya menekan pekembangan penyebaran virus corona di Kabupaten Buleleng,” jelas Suyasa yang juga Ketua Umum Askab PSSI Buleleng itu.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *