20 Januari 2021

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

AFC: RATU TISHA DESTIA MUNDUR DARI KOMITE KOMPETISI AFC

2 min read

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Setelah mundur dari Sekjen PSSI April 2020 lalu, dan istirahat total dari hingga binggar kegiatan sepak bola, Ratu Tisha Destria Kembali membuat keputusan penting dalam hidupnya di dunai sepak bola.

Wanita berusia 34 tahun ini memutuskan mundur dari Komite Kompetisi Federasi Sepakbola Asia (AFC).

Seperti dikutip dari Bola.okezone.com, Ratu Tisha resmi mengajukan pengunduran diri pada Jumat 24 Juli 2020 lewat surat kepada pihak federasi.

Meski mundur dari jabatan di PSSI, Ratu Tisha masih mengemban amanat di AFF (Federasi Sepakbola Asia Tenggara) dan AFC. Kini, kedua jabatan tersebut dilepasnya. Pengunduran diri dari dua federasi level Asean dan Asia disampaikan Ratu Tisha lewat akun Instagram @ratu.tisha.

“Surat apresiasi & personal message telah saya terima dari AFC. Dengan demikian, saya pamit dari posisi Anggota Komite Kompetisi AFC,” ujar Ratu Tisha dalam unggahan di akun Instagram, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga :  INFO DEWAN: BUPATI BULELENG SAMPAIKAN NOTA PENGANTAR RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD TA-2019

Perempuan berdarah Banten itu sudah mengajukan pengunduran diri sejak Juni 2020. Namun, baru pada 23 Juli 2020, pihak AFC memenuhi permohonan dari Ratu Tisha. Pihak federasi juga menyetujui pengganti yang tetap berasal dari Indonesia serta memiliki jabatan dari PSSI.

“Posisi Komite Kompetisi AFC bersifat Ex officio dari federasi, diajukan oleh federasi disetujui oleh AFC. Melalui persaingan ketat, kesempatan telah didapatkan oleh Indonesia, bukan oleh Ratu Tisha. Saat ini Indonesia sudah menjadi bagian dari suara Komite Kompetisi AFC,” lanjutnya.

Ratu Tisha merupakan wanita pertama dalam sejarah sepak bola Indonesia yang menjabat Sekjen PSSI sejak berdiri pada 19 April 1930. Jabatan tersebut didapat melalui tes kelayakan ketika PSSI dipimpin oleh Ketua Umum Edy Rahmayadi. Ia dilantik pada 9 Juli 2017.
Selama berada di lingkungan PSSI, Ratu Tisha memiliki andil cukup besar dalam memajukan sepakbola Tanah Air, terutama pada kompetisi usia dini. Setelah berkiprah selama hampir tiga tahun, ia mengundurkan diri dengan kehendak pribadi pada April lalu.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PASIEN SEMBUH TETAP IKUTI PROTOKOL KESEHATAN

Posisinya kini digantikan oleh Yunus Nusi dengan status pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keputusan atau kabar terbaru terkait posisi sekjen permanen setelah pengangkatan Yunus Nusi.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *