Berita

Menjadi 50 Besar Tetbaik Dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunjungi Desa Tenganan

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com | Dalam rangka Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., meninjau Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, yang terpilih menjadi 50 besar terbaik Desa Wisata Indonesia Bangkit, dalam pengembangan Desa wisata berbasis budaya dan kearifan lokal menuju destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi. Jumat, 24 September 2021.

Kegiatan kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. beserta rombongan selain untuk memulihkan pariwisata Bali di tengah Pandemi Covid-19, juga memberikan Pengahargaan Kepada Bupati Karangasem sebagai Pembina Desa Wisata Tenganan Pegeringsingan dengan peringkat 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia Bangkit, Dinas Pariwisata Provinsi bali,

 

Dalam kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, turut hadir Bupati Karangasem I Gede Dana, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, S.T., M.T, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem, Wakapolres Karangasem Kompol I Dewa Gede Anom Danujaya, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Tim Kreatif Desa Tenganan, I Putu Wiadnyana, S.T., Tokoh Masyarakat Desa Tenganan, I Putu Yudiana dan Tokoh Adat Desa Tenganan.

Baca Juga :  NEW NORMAL: GTPP COVID-19 BULELENG OPTIMALKAN PENGAWASAN DI PASAR TRADISIONAL

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dalam kesempatan tersebut meninjau langsung kegiatan pariwisata berbasis budaya Desa Tenganan secara umum baik dari penataan lingkungan, kerajinan, kuliner, sarana pendukung pariwisata serta kegiatan perekonomian masyarakat selama pandemi Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A ketika ditanya oleh awak media mengatakan, “pariwisata berbasis komunitas dan desa wisata ini menjadi tren terbaru pariwisata pasca pandemi atau bisa dikatan di tengah-tengan pandemi, karena pariwisata sekarang lebih berbasis alam dan budaya. Karena pandemi ini akselerasi kunjungan ke desa desa wisata tercatat peningkatan 20 % sampai 35 % di setiap kunjungan kami”, paparnya.

Terkait pendaftaran kepada Unesco, Lebih lanjut dikatakan “karena sudah mendapat warisan budaya di tingkat nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risert dan Teknologi, maka tinggal 1 step lagi kita akan turunkan tim untuk mulai menata agar bisa di daftarkan sebagai warisan budaya tak benda di Unesco”, ucapnya.

Baca Juga :  Tak Larang Eks Koruptor Maju Pilkada 2020, KPU Hanya Beri Imbauan

Bupati Karangasem I Gede Dana, S.Pd.,M.Si dalam kesempatan ini mengatakan, “terimakasih atas kehadiran bapak Menteri beserta rombongan, bapak sudah mensuport Karangasem agar Periwisata berkembang dengan baik, khususnya di tenganan. Kami berharap dengan apa yang sudah bapak lihat, sekiranya dimana perlu dibenahi mohon dibantu. Tidak dibidang pariwisata saja, pendidikannya juga perlu dikembangkan”, ucapnya.

Lebih lanjut di katakan ketika ditanya oleh awak media terkait anggaran untuk desa wisata dikatakan, “Anggaran untuk desa wisata ada, desa wisata disuport oleh pemerintah, ada banyak desa wisata, tapi dari banyaknya desa wisata, desa tenganan yang memiliki identitas tersendiri sebagai desa tua yang tidak tersentuh budaya luar. Harapanya hal ini harus dijaga dengan baik, seperti apa yang dikatakan oleh nak lingsir, bukan uang ukurannya tapi bagaimana kita bisa menjaga adat dan budayanya”, ucapnya. /je

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: