1
Sab. Sep 26th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

POLRES BULELENG HIJAUKAN HOTEL PLATARAN MENJANGAN DI TNBB

2 min read

GEROKGAK-JARRAKPOSBALI.COM – Polres Buleleng, Bali, di bawah kendali Kapolres AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K,M.H, menjalin kerjasama yang apik nan mesra dengan pengusaha hotel di TNBB.

Sebagai bukti, Kapolres Subawa bersama jajarannya menggelar aksi penghijauan di kawasan Hotel Plataran Menjangan yang berlokasi di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokak, Sabtu (25/1/2020) pagi sekitar pukul 08.00 wita.

Penghijauan di hotel yang juga dihadiri Kepala TNBB drh Agus Krisna itu juga melibatkan masyarakat umum, dikemas dengan tajuk “Polri Peduli Penghijauan”. Padahal aksi penghijauan di kawasan hotel itu tidak ada korelasi dengan kepentingan umum, hanya demi kepentingan hotel yang bersangkutan.

Selain itu hadir juga pejabat utama dan Kapolsek jajaran serta anggota Polres dan Polsek Jajaran, hadir pula Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng Drs Putu Ariadi, Manager Hotel Plataran Menjangan Arif, Forkompincam Grogak dan Perbekel Sumber Kelampok. Juga libatkan siswa SMA/SMK serta Pramuka se-Kecamatan Gerokgak, dan Kelompok Konservasi se-Kecamatan Gerokgak dengan jumlah keseluruhan 500 orang.

Baca Juga :  TIM YUSTISI BULELENG SUDAH TINDAK 55 PALANGGAR PERGUB 46/2020

Kata Kapolres Subawa, tujuan dilakukan penanaman pohon disamping untuk penghijauan juga untuk mencegah terjadinya bencana alam juga mengurangi polusi udara sehingga memberikan efek positif bagi masyarakat dan lingkungan hidup lainnya.

Gerakan Polri peduli penghijauan, sambung dia, merupakan salah satu aksi kongkrit dan upaya nyata yang dilakukan secara serentak dan berkesinambungan di seluruh indonesia, untuk memulihkan kondisi alam yang tandus dan kering sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menanam pohon dan merawatnya.

Kapolres Subawa menjelaskan, bumi saat ini tengah menghadapi beberapa ancaman global yang serius, seperti banjir, erosi, tanah longsor, kekeringan, pemanasan global, rusaknya lingkungan alam, kepunahan dan hilangnya beberapa jenis flora dan fauna, kebakaran lahan dan hutan, ledakan penduduk, dan sebagainya.

Baca Juga :  OPGAB PROKES: 17 ORANG PELANGGAR TERJARING DI KOTA SINGARAJA

“Hutan yang terpelihara dengan baik, dan lahan yang ditumbuhi pepohonan dengan cukup, akan berfungsi melindungi bagi lahan di sekitarnya. dengan demikian lahan akan berfungsi dengan baik dalam menata air, menyerap dan menyimpan air, lahan menjadi subur, kelembaban tanah, udara, dan iklim dapat terjaga,” ucap Kapolres Subawa seperti dilansir Humas Polres Buleleng.

Jenis pohon yang ditanam adalah jenis endemik dan mangrove oleh seluruh peserta dan jumlah pohon yang ditanam 1000 pohon. Perinciannya 500 pohon endemik/tanaman trofis dan 500 tanaman bakau (mangrove).

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *