1 GEREBEK TAJEN: GAGAL DI TANGGUWISIA, DAPAT 5 AYAM ADUAN DI PANGKUNG PARUK - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

GEREBEK TAJEN: GAGAL DI TANGGUWISIA, DAPAT 5 AYAM ADUAN DI PANGKUNG PARUK

2 min read

Foto Jarrakposbali.com/Francelino: Polisi menyisir hutan di sekitar TKP

SERIRIT-JARRAKPOSBALI.COM – Tampaknya polisi di Buleleng baru bernyali setelah diback-up oleh Kodim 1609/Buleleng, untuk menggerebek judi tajen.

Seperti yang terjadi Sabtu (26/9/2020), Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, SE, MIK, langsung memimpin pasukan TNI dari Kodim 1609/Buleleng memback-up Polsek Seririt melakukan aksi penggerebekan terhadap judi tajen secara marathon.

Pukul 10.00 wita tim Polsek Seririt yang dipimpin Kapolsek Kompol Gede Juli bersama Kodim 1609/Buleleng yang dipimpin lansung Dandim Lisrianto melakukan penggerebegan tajen di Desa Tanguwisia.

Sayang, hasilnya nihil karena judi tajen belum sempat digelar. Tim pun langsung membuka sebuah perlengkapan judi di arena judi tajen tersebut dan langsung dilakukan penutupan arena judi tajen tersebut.

Baca Juga :  GUBERNUR KOSTER MESADU KE CAMAT-PERBEKEL: “MASIH ADA YANG KERJANYA LAMBAT”

Pukul 13.00 wita, tim bergerak melakukan penggerebekan judi tajen di Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt. Di sana baru seru karena terjadi aksi “koboi”. Begitu tim gabungan Polri dan TNI datang, para bebotoh berhamburan lari menyelamatkan diri, dan terjadi kejar-kejaran ala koboi texas.

Para bebotoh berhasil lolos dari seragapn tim namun tim berhasil menyita 5 ekor ayam aduan dan 1 buah taji TKP tepatnya Banjar Dinas Pangkung Kasa perbatasan dengan Desa Lokapaksa tepatnya di hutan negara.

Baca Juga :  NIKMATI SENSASI STRIKE DI PEMANCINGAN KANG AI PAMOYANAN BOGOR SELATAN

Kapolsek Seririt, Kompol Gede Juli, kepada wartawan menyatakan bahwa ia akan menindak tegas dan memberantas judi tajen yang digelar di wilayah hukumnya. Ia mengaku tidak peduli siapa yang membacking penyelenggara judi tajen ini.

“Pembubaran judi tajen adalah Intel dasar kita karena momen di hari raya ini sering kali digunakan. Dari tadi personil kita siagakan mengantisipasi adanya judi tajen, tadi bersama Dandim menutup arena. Kita juga minta kepala desa peran aktif mengawasi ini demi terputusnya COVID-19,” jelas Kompol Juli.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *